
SupersemarNews, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima kunjungan sejumlah tokoh ulama Aceh di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dan Rano Alfath, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Nazaruddin Dek Gam, serta Pimpinan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Endipat Wijaya.
Dalam pertemuan itu, Dasco bersama jajaran DPR mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan para ulama dan tokoh Aceh.Salah satu tokoh ulama yang hadir yakni Tgk. H. Nuruzzahri Yahya atau yang dikenal dengan Waled Nu.
Dasco mengatakan, Aceh memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa Indonesia. Karena itu, menurut dia, mendengarkan langsung aspirasi para ulama Aceh merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah tersebut
.” Aceh punya sejarah panjang perjuangan, dan mendengarkan langsung para ulamanya adalah bentuk penghormatan pada sejarah itu,” ujar Dasco dalam keterangannya, Kamis.Bahas PAD hingga Pertanahan
Sejumlah persoalan Aceh dibahas dalam pertemuan tersebut. Di antaranya terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), persoalan pertanahan, serta berbagai isu pembangunan.
Menurut Dasco, sejumlah persoalan tersebut membutuhkan perhatian dan dukungan kebijakan di tingkat nasional.
Dia menilai aspirasi yang disampaikan para ulama dan tokoh Aceh menjadi masukan penting bagi DPR RI.”Aspirasi ini menjadi masukan penting bagi kami di DPR RI, dan akan kami koordinasikan sesuai kewenangan yang ada,” kata Dasco.
Dasco berharap pembahasan dan koordinasi di tingkat nasional dapat membantu mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh.sumber postingan akun sufmi_dasco
