SAMPIT, Supersemar News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus mengoptimalkan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan (tahanan), salah satunya melalui kegiatan kerohanian Hindu, Kamis (2/4/2026).

Ibadah rutin yang dilaksanakan di lingkungan lapas menjadi sarana penting dalam menumbuhkan kesadaran diri serta memperkuat nilai spiritual selama menjalani masa pidana.

Kegiatan ibadah ini dilaksanakan secara rutin dan diikuti oleh warga binaan beragama Hindu dengan penuh ketulusan. Dalam suasana yang khidmat, mereka melaksanakan doa bersama, menghaturkan sesajen sederhana, serta mendengarkan dharma wacana yang memberikan tuntunan hidup dan penguatan moral.

Kepala Lapas (Lapas) Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memiliki peran strategis dalam membentuk karakter warga binaan dalam menjalankan ibadah.

Baca berita lainnya

https://supersemarnews.com/pelantikan-pj-sekda-kalteng-plt-kadis-esdm-siap-bekerjasama-membangun

“Ibadah rutin ini menjadi ruang refleksi bagi warga binaan untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. Dari sini tumbuh kesadaran diri yang kuat untuk memperbaiki perilaku dan menjalani hidup dengan nilai-nilai dharma,” ungkapnya.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, warga binaan mampu kembali ke masyarakat dengan kesadaran diri yang tinggi, serta menjalani kehidupan yang lebih harmonis dan bermakna.

Muhammad Yani juga mengatakan komitmen Lapas Sampit dalam memberikan binaan terhadap warga binaan dengan humanis sehingga warga binaan menjadi yang lebih baik saat bermasyarakat.
(Fauji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *