Foto : dok/Istimewa

SupersemarNews, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Sudaryono, menyatakan lembaganya telah mengembalikan dana sebesar Rp 311.246.295.184 ke Kas Negara setelah audit internal menemukan anomali pada sistem rekening virtual dapur dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan BGN yang kemudian dibagikan oleh akun Instagram @sudaru_.

Menurut Sudaryono, audit dilakukan dengan menelusuri dan memverifikasi ribuan data rekening virtual yang digunakan dalam program MBG.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, BGN menemukan 414 dapur gizi yang memiliki permasalahan administrasi, baik karena terdapat rekening ganda maupun unit dapur yang belum sepenuhnya beroperasi

.Atas temuan itu, BGN menyatakan telah menarik kembali dana yang telah dialokasikan kepada rekening bermasalah dan mengembalikannya ke Kas Negara dengan nilai mencapai Rp 311,2 miliar.

“Uang negara adalah uang rakyat. Oleh karena itu, kami telah menarik dan mengembalikan dana sebesar Rp 311.246.295.184 ke Kas Negara,” kata Sudaryono dalam pernyataannya

.Ia menegaskan, pengembalian dana tersebut merupakan bagian dari sistem pengawasan internal BGN untuk memastikan anggaran negara dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran.

Menurut Sudaryono, setiap rupiah yang dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis harus digunakan secara efektif sehingga tidak ada ruang bagi inefisiensi dalam pelaksanaannya.

“Menyelamatkan ratusan miliar anggaran bukanlah prestasi, melainkan kewajiban,” ujar dia.

Hingga informasi tersebut dipublikasikan, BGN belum merinci identitas 414 dapur gizi yang disebut bermasalah maupun memublikasikan laporan lengkap hasil audit internal.

Informasi ini juga masih berdasarkan pernyataan resmi BGN yang diunggah melalui media sosial. sumber postingan akun sudaru_sudaryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *