
JAKARTA, Supersemar News – Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia kembali bergerak. Kali ini, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus pada penguatan sektor pendidikan dengan menarik 21 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) ke Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.
Langkah ini merupakan bagian dari rotasi besar-besaran terhadap 108 personel Korps Bhayangkara yang diterbitkan pada 7 Mei 2026. Keputusan tegas sang Jenderal tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani oleh As SDM Polri, Irjen Pol Anwar. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa pergeseran jabatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi besar untuk memperkuat fondasi organisasi dan profesionalisme personel.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” katanya, dikutip Sabtu (24/5/2026). Isir menambahkan, setiap perubahan posisi di lingkungan Polri dilakukan dengan visi jangka panjang, yakni memastikan fungsi perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” sebutnya.
Dalam daftar mutasi kali ini, posisi Kalemdiklat Polri kini resmi dijabat oleh Komjen Pol Z. Panca Putra S. Selain itu, sejumlah nama besar seperti mantan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, juga ditarik untuk memperkuat barisan di Lemdiklat Polri.
Berikut adalah daftar lengkap 21 Pati dan Pamen yang ditugaskan ke Lemdiklat Polri:
1. Komjen Pol Z. Panca Putra S: Pati Lemdiklat Polri menjadi Kalemdiklat Polri. 2. Irjen Pol Gatot Tri Suryanta: Kapolda Sumbar menjadi Pati Lemdiklat Polri.
3. Brigjen Pol Muhammad Taslim Chairuddin: Wagub Akpol menjadi
4. Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim. Kombes Pol Deni Setyo Utomo: Kabagren Rojianstra SSDM menjadi Wagub Akpol.
5. Irjen Pol Umar Effendi: Dosen Utama STIK menjadi Pati Lemdiklat Polri.
6. Brigjen Pol Idodo Simangunsong: Pati Baharkam menjadi Dosen Utama STIK.
7. Irjen Pol Gupuh Setiyono: Dosen Utama STIK menjadi Pati Lemdiklat Polri. Brigjen 8. Pol Raden Slamet Santoso: Pati Baharkam menjadi Dosen Utama Akpol.
9. Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama: Pati Bareskrim menjadi Widyaiswara Utama 10. TK I Sespim. Irjen Pol Ahmad Ramadhan: Dosen Utama Akpol menjadi Dosen Utama STIK.
11. Brigjen Pol Sofyan Nugroho: Dosen Utama TK II Akpol menjadi Dosen Utama TK I Akpol.
12. Kombes Pol M Pratama Adhyasastra: Dirlantas Polda Jateng menjadi Dosen Utama TK II Akpol.
13. Brigjen Pol Anthony Agustinus Koylal: Widyaiswara Utama TK II Sespim menjadi Pati Lemdiklat (Pensiun).
14. Kombes Pol Kurniadi: Wakadiklat Reserse menjadi Widyaiswara Utama TK II Sespim.
15. Brigjen Pol Selamat Topan: Widyaiswara Utama TK II Sespim menjadi Pati Lemdiklat (Pensiun).
16. Kombes Pol Ivan Adhityas Nugraha: Kabaglekdik Rodalpers SSDM menjadi Widyaiswara Utama TK II Sespim.
17. Brigjen Pol Turman Sormin Siregar: Widyaiswara Utama TK II Sespim menjadi Pati Lemdiklat (Pensiun).
18. Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika: Karoops Polda Metro Jaya menjadi Widyaiswara Utama TK II Sespim.
19. Kombes Pol Agus Santosa: Kabagren Rorenmin Lemdiklat menjadi Penjamin Mutu Pendidikan Utama TK II Lemdiklat.
20. Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahadjo Winasardi: Wakapolda Kalsel menjadi Dosen Utama STIK.
21. Kombes Pol Mahedi Surindra: Kabagbinfung Rorenmin Bareskrim menjadi Waketbidkermadianmas STIK.
Melalui rotasi ini, Polri mengirimkan pesan kuat: sektor pendidikan adalah prioritas utama untuk mencetak kader-kader pemimpin masa depan yang lebih adaptif dan profesional.