Foto: Saat korban dibawa kerumah sakit. (SUPERSEMAR NEWS/FAUJI)

SAMPIT, Supersemar News — Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersengat arus listrik (kesetrum) di gudang penggilingan padi milik Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Harapan, Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotim, Kamis (29/1/2026).

Korban diketahui berinisial EAW (22) seorang pelajar, warga Jalan H.M. Arsyad, RT 002/RW 001, Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit.

Dalam hal ini, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui, Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko, menyampaikan bahwa korban diduga meninggal dunia karena terjadi akibat tersengat listrik.

Foto: Petugas jajaran Polres Kotawaringin Timur saat cek TKP.

“Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 16.30 WIB, setelah pihak kepolisian Polsek Jaya Karya menerima laporan adanya seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa (meninggal dunia) dipintu gudang penggilingan padi, diduga kuat tersengat arus listrik,” ujar AKP Edy.

Petugas Polsek Jaya Karya kemudian mendatangi lokasi kejadian (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas Rumah Sakit Samuda, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik.

“Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di bagian perut sebelah kiri, yang diduga bekas sengatan arus listrik,” tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik, khususnya di area gudang, tempat kerja, dan fasilitas umum, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, pungkasnya.

(Fauji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *