
Supersemar News – Bambang Ismawan adalah Letnan Jenderal (Letjen) yang telah pensiun dari militer sejak September 2024. Terakhir kali ia menjabat sebagai Kasum TNI (2023), yang berperan sebagai perpanjangan tangan Panglima TNI.
Tidak lama setelah purna tugas, Bambang Ismawan melanjutkan pengabdiannya di sektor BUMN. Pada 12 Juni 2025, ia diangkat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen di PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Biodata Bambang Ismawan
- Nama lengkap: Bambang Ismawan
- Nama panggilan: Bambang
- Tempat, tanggal lahir: Klaten, Jawa Tengah, 01 Agustus 1966
- Anak-anak: 3
- Pendidikan: Akademi Militer
- Pekerjaan: Tentara
Bambang Ismawan adalah perwira Tinggi yang menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1988.
Untuk mendukung kariernya sebagai perwira, ia meneruskan studinya di pendidikan Komando Kopassus, Pendidikan Dasar Para TNI AD (Dik Para) dan Dik Para Utama, serta Pendidikan Lanjutan Perwira I dan Pendidikan Lanjutan Perwira II di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat.
Pendidikan militer terakhirnya ketika ia menempuh studi di Sekolah Staf Komando TNI AD (Seskoad) dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Perjalanan Karier Bambang Ismawan
Pria lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988 ini memiliki perjalanan karier yang cukup mengesankan di Tentara Nasional Indonesia.
Berkat latar belakang pendidikannya yang prestisius, ia berhasil mendapatkan posisi strategis.
Di tahun-tahun pertama kariernya, Bambang Ismawan pernah dipercaya menjabat sebagai Danyon 23 Grup 2 Kopassus pada tahun 2005.
Setelah itu ia ditugaskan di komando teritorial sebagan Danrem 012/Teuku Umar (2013–2015) dan kemudian Irdam I/Bukit Barisan (2015–2016).
Pada tahun 2016, kariernya mulai cemerlang saat ditunjuk sebagai Danrem 121/Alambhana Wanawai di Kalimantan Barat, jabatan yang membawanya mendapatkan bintang pertama dengan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen).
Bambang Ismawan berhasil mendapatkan bintang dua atau naik pangkat ke Mayor Jenderal (Mayjen) pada tahun 2020, saat diangkat sebagai Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Wadanpustera).
Setahun berselang, ia berturut-turut ditugaskan sebagai Asintel KSAD dan langsung dimutasi menjadi Pangdam XVI/Pattimura.
Puncak kariernya, ia mendapatkan kenaikan pangkat ke Letnan Jenderal (Letjen) atau bintang tiga di tahun 2021, saat ia dipromosikan sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dankodiklat) TNI, sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kasum TNI sejak Januari 2023, menggantikan Letjen TNI Eko Margiyono.
Jabatan Kasum TNI adalah salah satu posisi terpenting dalam struktur komando. Di sini, ia berperan sebagai perpanjangan tangan Panglima TNI, bertanggung jawab atas koordinasi dan pengawasan operasional seluruh unit di tiga matra.
Tugas yang harus dikerjakannya ialah memastikan semua operasi dan kegiatan militer berjalan sesuai rencana strategis, terlibat aktif dalam perumusan kebijakan, perencanaan, dan pengembangan kemampuan operasional TNI.
Selama mengemban jabatan ini, Bambang Ismawan sering turun ke lapangan untuk memeriksa Kesiapan Operasi Satgas di PMPP TNI Sentul.
Setelah menyelesaikan pengabdiannya di dinas militer aktif, ia mengajukan pensiun pada September 2024.
Satu tahun kemudian, Bambang Ismawan diangkat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen di PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Pengangkatannya ini terjadi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Kamis, 12 Juni 2025 di Jakarta Pusat.
Harta Kekayaan Bambang Ismawan
Pada tahun 2021 saat Bambang Ismawan menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI, ia melaporkan memiliki harta kekayaan sebesar Rp8.094.903.896.
Dikutip dari situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), berikut adalah rincian harta kekayaan yang dimiliki Bambang Ismawan:
- Tanah dan Bangunan – Rp800.000.000
- Tanah Seluas 500 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HIBAH TANPA AKTA: Rp500.000.000
- Tanah Seluas 100000 m2 di KAB / KOTA ACEH BARAT, HASIL SENDIRI: Rp300.000.000
- Alat Transportasi dan Mesin – Rp650.000.000
- MOBIL, MITSUBISHI PAJERO DAKAR Tahun 2017, HASIL SENDIRI: Rp400.000.000
- MOBIL, HONDA CITY Tahun 2017, HASIL SENDIRI: Rp250.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp2. 527.875.000
- Surat Berharga: Rp 0
- Kas dan Setara Kas: Rp4.117.028.896
- Harta Lainnya: Rp 0
- Hutang: Rp 0
- Total Harta Kekayaan: Rp8.094.903.896
