Proyek Pembangunan Jalan Kelok 23, Satker PJN DIY Proyeksikan Bisa Dilintasi September 2026Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul “Proyek Pembangunan Jalan K


Supersemar News – Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebutkan jalan baru Kretek-Girijati atau biasa disebut Kelok 23 di lintas selatan daerah itu bisa beroperasi mulai September 2026.

‎Kepala Satker PJN Wilayah DIY Tisara Sita mengatakan paket pekerjaan jalan sepanjang lima km itu merupakan bagian dari pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). “Tujuannya meningkatkan konektivitas wilayah pesisir selatan DIY serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata,” kata Tisara dilansir dari ANTARA di Yogyakarta, Kamis (11/6).

‎Ia menyampaikan pembangunan jalan yang menghubungkan Kabupaten Bantul-Gunungkidul itu terus menunjukkan progres yang signifikan. “Hingga saat ini, capaian fisik pekerjaan telah mencapai 94,10 persen,” ujarnya.

‎Ia menargetkan proyek jalan itu bisa rampung pada 18 Agustus 2026 dan bisa dipakai masyarakat mulai September di tahun yang sama. “Tahun ini nanti sudah bisa dilewati yang Kelok 23, tapi untuk yang di bagian ujungnya masih ada pekerjaan lanjutan,” kata Tisara.

‎Ujung jalan yang belum rampung yang ia maksud membentang sepanjang 0,96 kilometer. Penyelesaian sisa jalan, lanjutnya, dilakukan bersamaan dengan proyek perlengkapan konektivitas ruas dan pelebaran jalan sepanjang 1,87 kilometer yang termasuk ke dalam paket Lot 17A.

‎”Saat ini Paket Lot 17A masih dalam proses tender, rencananya penandatanganan kontrak di akhir Juli 2026 dan diperkirakan akan selesai pada pertengahan tahun 2027,” jelasnya.

‎Ia berharap adanya ruas Jalan Kretek–Girijati ini dapat memperlancar arus transportasi, meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, serta mendorong pemerataan pembangunan di kawasan selatan DIY.

‎”Jalan ini juga akan menjadi jalur strategis dalam mendukung sektor pariwisata, khususnya akses menuju destinasi pantai di wilayah Gunungkidul dan Bantul,” kata Tisara.

‎Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum, lanjut dia, terus berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang andal, aman dan berkelanjutan. “Semoga pembangunan Paket Lot 17 dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ucapnya.

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Agus Budiraharja menambahkan Kelok 23 menyuguhkan panorama indah yang nantinya dilengkapi dengan rest area untuk tempat istirahat para pengendara.

‎”Semoga rest area ini benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat yang melewati Kelok 23 ini untuk melepas lelah sambil melihat pemandangan laut dan gunung yang indah,” kata Agus.

‎Di rest area tersebut, lanjutnya, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa ikut menitipkan produknya yang diproyeksikan bisa beroperasi pada pertengahan tahun 2027.

Sumber : Harian Merapi


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *