
Supersemar News – Karhutla fokus utama, akhirnya ada keputusan resmi. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara resmi menunda pelaksanaan Pawai Pembangunan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81.
Keputusan tersebut disampaikan langsung melalui Grup WhatsApp Panitia HUT RI 81 Kab. Kotim pada Selasa, 19 Agustus 2026 pukul 10.04 WIB.
Dalam pesan yang beredar, disebutkan penundaan tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati Kotawaringin Timur.
”Sesuai arahan Bapak Bupati per tanggal 19 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, PAWAI PEMBANGUNAN DITUNDA SAMPAI WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN. Pemkab bersama TNI – POLRI fokus penanganan bencana Karhutla, Terima kasih,” demikian bunyi pesan tersebut.
Pesan itu juga di-Cc kepada dr. Yulia dari RSUD dr. Murjani Sampit dan Alang Arianto, yang merupakan bagian dari panitia.
Dengan keputusan ini, menjawab desakan publik dan DPRD Kotim sebelumnya yang meminta agar Pemkab memprioritaskan penanganan bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kian parah.
Sebelumnya, MentayaNet memberitakan kondisi kualitas udara di Kotim yang semakin memburuk, rawan ISPA massal, serta sorotan terhadap rencana pawai yang dinilai memaksakan ribuan pelajar dan masyarakat menghirup asap beracun.
Langkah penundaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Pemkab bersama TNI-POLRI kini akan fokus penuh untuk penanganan darurat Karhutla, pembagian masker, dan pemadaman di titik-titik api yang masih aktif.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal baru pelaksanaan Pawai Pembangunan tersebut. Pemerintah memastikan akan diinformasikan kembali setelah kondisi udara dan cuaca di Kotawaringin Timur kembali kondusif dan aman.
Sumber : mentayanet.com
