Tantangan Pengelolaan Sampah di Indonesia:Target Daur Ulang 38% pada 2025

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 15:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol. (Foto: Dok. Kementerian Lingkungan Hidup)

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR  – Indonesia menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyerukan produsen, pengecer, dan layanan makanan FMCG untuk membuat peta jalan pengurangan sampah.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mendesak produsen FMCG, ritel, dan industri makanan untuk segera menyusun peta jalan pengurangan sampah pada produk, kemasan, dan wadah, sesuai aturan Menteri LHK 2019 No.75.

Baca Juga :  Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting

Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah dengan total 3,84 juta ton sampah pada 2023 dari 368 kabupaten/kota, dan estimasi 5 juta ton jika semua kabupaten/kota melaporkan data.

Dari jumlah itu, 61,6% sampah dikelola, sementara 38,4% tidak.

Hanif menekankan pentingnya perubahan dari model “kumpul-angkut-buang” menjadi model sirkular melalui daur ulang dan penggunaan ulang.

Pemerintah juga mendorong tanggung jawab produsen untuk pengurangan sampah dan penggunaan teknologi yang mengubah sampah jadi energi, dengan target 30% pengurangan sampah dan 70% pengelolaan pada 2025 sesuai PERPRES 2017 No. 97.

Baca Juga :  ANTUSIAS MASYARAKAT MERIAHKAN TNI FAIR 2026, KORPS MARINIR HADIRKAN MOMEN KEBANGGAAN BERSAMA RAKYAT

Kebijakan ini mendukung Undang-Undang 2008 No. 18 tentang Pengelolaan Sampah.

Direktur Pengurangan Sampah KLHK, Vinda Damayanti, menambahkan bahwa potensi daur ulang dari lima jenis sampah (plastik, kertas, logam, kain, kaca) mencapai 38% dari total sampah atau 14,7 juta ton.

Meski saat ini baru 10%. Kementerian LH/BPLH telah mengirim surat kepada 613 perusahaan agar mendukung peningkatan laju daur ulang hingga 38% secara bertahap.

(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana
Erick Thohir Dorong Car Free Day Hadir di Seluruh Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem

Berita Terbaru