JAKARTA, Supersemar News – Selebgram Sarwendah meminta maaf dan mengaku kurang bijak dalam berbicara di ruang publik. Sebagai figur yang banyak dilihat masyarakat, Sarwendah menyadari kesalahannya dalam video yang beredar luas di media sosial.

‎”Saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial,” kata Sarwendah di media sosialnya. “Saya menyadari kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati,” lanjutnya.

‎Oleh sebab itu, kedepannya Sarwendah akan lebih berhati-hati dalam bertindak maupun berucap.

‎”Kedepan saya perlu lebih bijak lagi, lebih mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik,” ujarnya. “Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut,” kata Sarwendah.

‎Berikut pernyataan lengkap Sarwendah:

‎”Halo semuanya, saya Sarwendah Tan melalui video ini saya ingin menyampaikan beberapa hal.

‎Pertama-tama izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya. Keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menemani perjalanan saya.

‎Sebagai manusia biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial.

‎Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati.

‎Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang yang lebih tenang, kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak. Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya.

‎Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut.

‎Sebagai seorang ibu, saya berjanji akan terus berusaha menjadi ibu yang melindungi, merawat, dan mengutamakan kebahagiaan dan masa depan mereka.

‎Kepada keluarga besar saya yang juga turut merasakan ketidaknyamanan, beban pikiran, karena hal ini, saya juga mohon maaf. Terima kasih telah menaruh pengertian, perhatian, dan kekuatan bagi saya.

‎Kepada para penggemar saya yang selama ini tulus dan terus mendukung saya. Karena kalian, saya tidak pernah merasa sendirian. Besar rasa terima kasih saya ke kalian.

‎Saya tidak tahu harus berkata apa lagi selain ucapkan terima kasih yang tulus ini. Temani saya terus ya dalam proses menjadi pribadi yang lebih baik.

‎Percayalah, saya tidak ingin mengecewakan kepercayaan yang telah kalian berikan selama ini.

‎Kedepan saya perlu lebih bijak lagi, lebih mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik.

‎Saya mohon kepada semua untuk memberikan ruang, dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan.

‎Saya percaya setiap perempuan memiliki penyelesaian yang masing-masing, saya memilih untuk menempuhnya dengan kepala dingin serta hati yang lebih lapang. Doa saya agar kita semua diberi ketabahan dan kebaikan ke depannya.

‎Atas segala pengertian, dukungan dan kasih sayang, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih.”

‎Ucapan Sarwendah yang viral

‎Potongan video Sarwendah yang viral di media sosial memperlihatkan dirinya yang sedang melakukan live shopping bersama Giorgio Antonio, kekasihnya.

‎Sarwendah awalnya terdengar meremehkan nafkah dari mantan suaminya, presenter Ruben Onsu. “Rp 200 juta itu berapa kali live sih, oh my God. Rp 200 juta apa sih, berapa sih Rp 200 juta,” ucapnya.

‎Tidak berhenti di situ, Sarwendah juga menyinggung soal orientasi seksual dan memuncak ketika dirinya berkata kasar dalam live tersebut.

‎”Gue juga enggak butuh duit lo, an**ng!” ujar Sarwendah dengan ekspresi kesal.

‎Seruan boikot

‎Ucapan Sarwendah itu kemudian viral dan membuat banyak orang menyerukan boikot atas semua produk yang dipromosikan Sarwendah.

‎”Kata kata nya tajam kali, pasti ujung ujungnya menyesal,” tulis seorang netizen.

‎”Cancel culture yaa…jangan ada yang nonton live ataupun beli dagangannya!!!” tulis netizen. “Jangan beli produknya sakit hati banget dengernya,” tulis lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *