
SupersemarNews, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, meninjau langsung pelaksanaan seleksi terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang.
Sebanyak 399 siswa dari 28 provinsi mengikuti seleksi yang menggunakan sistem Nusantara Standardized Test (NST). Pada hari peninjauan, peserta menjalani sejumlah ujian, antara lain IELTS Prediction Test serta ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains.
Secara keseluruhan, proses seleksi tingkat pusat berlangsung selama lima hari dengan tahapan berlapis. Pada hari pertama, peserta mengikuti orientasi lingkungan, webinar, serta pengecekan perangkat dan jaringan.
Hari kedua diisi dengan screening psikologi, simulasi IELTS, tes NST, serta tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dan Pauli Mental Arithmetic (PMK).Selanjutnya, pada hari ketiga dan keempat, peserta menjalani tes kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan, seminar kebangsaan, serta wawancara psikologi.
Adapun pada hari kelima, peserta mengikuti wawancara akhir dan Leaderless Group Discussion (LGD).Seleksi ini menerapkan standar ketat dan transparan.
Dari ribuan peserta awal, nantinya akan dipilih sekitar 180 siswa terbaik untuk melanjutkan pendidikan
.Dedi menegaskan, seleksi tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui sistem berbasis meritokrasi dan standar global.
“Seleksi ini adalah bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul bangsa. Polri berkomitmen menghadirkan proses yang adil, transparan, dan berbasis meritokrasi, sehingga mampu menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia,” ujar Dedi, seperti dikutip dari Tribratanews Polri, Selasa (31/3/2026).
Sumber : divisihumaspolri
