SURIAH, Supersemar News – Sebanyak 150 perempuan menjadi lulusan pertama Women’s Police Institute Suriah setelah menjalani enam bulan pelatihan kepolisian di Damaskus.
Sebanyak 150 perempuan resmi menjadi lulusan pertama Women’s Police Institute di Suriah setelah menjalani pendidikan selama sekitar enam bulan. Upacara kelulusan angkatan pertama akademi kepolisian perempuan tersebut digelar di Damaskus, Suriah, Selasa (22/9/2026). REUTERS/Mahmoud HassanoPara polisi perempuan tampak berdiri dalam barisan mengikuti seremoni kelulusan. REUTERS/Mahmoud HassanoSelama mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan pendidikan fisik, militer, hukum, hak asasi manusia, serta berbagai keterampilan kepolisian. REUTERS/Mahmoud HassanoDalam seremoni tersebut, sejumlah lulusan menerima sertifikat kelulusan. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka akan bergabung dengan unit-unit kepolisian di bawah Kementerian Dalam Negeri Suriah. REUTERS/Mahmoud HassanoWomen’s Police Institute dibuka pada Maret 2026 sebagai bagian dari proses pembentukan kembali aparat keamanan Suriah setelah pergantian pemerintahan. REUTERS/Mahmoud HassanoSejumlah lulusan juga memperagakan keterampilan yang mereka peroleh selama menjalani pendidikan. Kelulusan 150 polisi perempuan tersebut menjadi perkembangan baru bagi keterlibatan perempuan dalam sektor keamanan Suriah. Pemerintah menyebut kehadiran perempuan di kepolisian sebagai bagian dari kontribusi perempuan dalam pelayanan kepada masyarakat. REUTERS/Mahmoud HassanoNamun, keterlibatan perempuan belum mencakup seluruh sektor keamanan. Tentara Suriah yang baru dibentuk hingga kini belum menerima perempuan sebagai prajurit. REUTERS/Mahmoud HassanoKelulusan angkatan pertama Women’s Police Institute berlangsung ketika Suriah masih membangun kembali institusi keamanan negaranya. Para lulusan diharapkan selanjutnya menjalankan tugas di berbagai unit di bawah Kementerian Dalam Negeri. REUTERS/Mahmoud Hassano