66 Tahun Pepabri Kotim: Mengenang Masa Lalu, Membangun Masa Depan

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 14:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SAMPIT, Supersemar News – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) Kotawaringin Timur (Kotim) gelar syukuran dalam memperingati HUT ke-66 dengan mengusung tema “Menjaga Api Perjuangan Membangun Masa Depan Bangsa”.

Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan DPC PEPABRI Kotim Jl. Gatot Subroto No. 5.A, Kabupaten Kotim, dan dihadiri oleh Para Pensiunan TNI-Polri Kotim, Forkopimda beserta tokoh masyarakat, Kamis (11/9/2025).

Saat dikonfirmasi, Ketua Harian Pepabri DPC Kotim, Sugito, menyampaikan bahwa hari ini kita sudah memperingati organisasi Pepabri usia ke 66 tahun. “Rentang waktu yang cukup lama, namun tidak cukup panjang untuk sebuah pengabdian yang berkesinambungan kepada bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia (RI), berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945,“ ucapnya.

“Puncak peringatan hut ke-66 Pepabri tahun 2025, bukan hanya bentuk rasa syukur, tetapi juga penghormatan atas semangat juang yang diwariskan para pejuang dan pendahulu bangsa. Pepabri sebagai wadah para purnawirawan TNI dan Polri adalah penjaga nilai-nilai perjuangan, pengawal semangat kebangsaan, dan pelindung warisan kemerdekaan,“ kata Sugito.

Baca Juga :  Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Korlantas Polri Ziarah ke TMP Kalibata

Pepabri sebagai pejuang dan penerus semangat perjuangan, memelihara nilai-nilai kejuangan, melalui dari sejarah perjuangan bangsa dalam membela, dan mempertahankan negara kesatuan RI.

Selain itu, acara syukuran peringatan Pepabri ini dilaksanakan secara tersebar di berbagai daerah, DPP Pepabri melaksanakan acara ziarah, upacara, dan syukuran hut ke-66 Pepabri di kota Makassar. Karena, pemilihan kota Makassar sebagai lokasi peringatan hut ke-66 DPP Pepabri.

Kota Makassar adalah saksi sejarah, tempat beradanya komando mandala yang dibentuk pada tanggal 2 januari 1962, sebuah tonggak penting dalam upaya pembebasan Irian Barat dari penjajahan Belanda.

Dari kota inilah, operasi militer dan diplomasi dijalankan untuk mengembalikan Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi. Monumen Mandala yang berdiri kokoh di tengah kota Makassar menjadi simbol, dan saksi perjuangan para prajurit TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Kepolisian serta para Sukarelawan. Sebanyak 215 patriot bangsa yang gugur dan hilang dalam pengabdian yang tak ternilai harganya.

Baca Juga :  Kompolnas Awards 2026 Beri Penghargaan Polisi Pelosok dan Peacekeeper

Komando mandala di makassar merupakan manifestasi kembalinya Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi dalam bingkai negara kesatuan RI (NKRI). Oleh karena itu, rangkaian peringatan hut ke-66 Pepabri dimulai dari ziarah di TMP Panaikang, upacara di monumen Mandala, dan acara syukuran di balai prajurit Jenderal M. Jusuf, Makassar, yang memiliki nilai historis dan emosional yang sangat dalam.

Ini adalah pengingat bahwa semangat perjuangan tidak boleh padam, dan tanggungjawab menjaga keutuhan NKRI tetap melekat di dada setiap para anak bangsa, terutama bagi Purnawirawan, Warakawuri, TNI dan Polri.

Semoga kegiatan peringatan Pepabri ini bisa kita gelar tiap tahunnya, karena ini adalah penguat tali silaturahmi antara kita, tutupnya.

Jangan lupa ikuti Update berita lainnya Supersemarnews.com

(Fauji)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru