
Analisis SDM Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang, Juwita Mutachirriyah
SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Sebanyak 20 tenaga honorer di Pandeglang gagal mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024. Penyebab utamanya adalah sakit, baru melahirkan, dan terlambat hadir di Universitas Banten Jaya (Unbaja), Kota Serang.
Pelaksanaan Tes SKD di Pandeglang
Analis SDM Aparatur BKPSDM Pandeglang, Juwita Mutachirriyah, menjelaskan bahwa tes SKD PPPK tahap 1 berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 12 Desember 2024. Sebanyak 4.848 peserta dari tenaga teknis, guru, dan kesehatan yang lolos administrasi berpartisipasi.
“Tes berbasis online ini tidak memberikan toleransi keterlambatan. Peserta yang terlambat lima menit saja otomatis tidak dapat masuk sistem,” ujarnya. Selain terlambat, peserta yang sakit atau baru melahirkan juga tidak bisa hadir.
Konfirmasi Ketidakhadiran
Juwita menambahkan, peserta yang absen harus memberikan konfirmasi alasan melalui akun masing-masing ke BKN. BKN kemudian akan memverifikasi alasan tersebut, baik karena sakit maupun faktor lainnya.
Pengumuman Hasil Tes
Hasil tes SKD PPPK akan diumumkan antara 24 hingga 31 Desember 2024. Peserta yang lolos akan melangkah ke tahap selanjutnya.
Harapan Tenaga Honorer
Ketua Forum Koordinator Tenaga Honorer Teknis Pandeglang, Heru, merasa bersyukur dapat mengikuti tes. “Kami berharap hasilnya memuaskan, karena sudah lama menanti pengangkatan sebagai PPPK,” tuturnya.
Sumber Terkait
- Website BKN untuk informasi lebih lanjut tentang seleksi PPPK.
- Pandeglang.go.id untuk berita lokal terkait seleksi.
(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)
