
JAKARTA,Supersemar news– Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 ke-11 yang berlangsung di Ibu Kota Administratif Baru, Mesir,jum’at (20/12/2024)
menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang menitik beratkan pada pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Dalam forum ini, Presiden Republik Indonesia Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam mendorong kerja sama antarnegara anggota.
Salah satu capaian utama KTT adalah kesepakatan untuk menerapkan Perjanjian Perdagangan Preferensial guna meningkatkan perdagangan antar negara anggota.
Selain itu, negara-negara anggota sepakat untuk mendukung pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sektor e-commerce dan teknologi, yang diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di kawasan.

Presiden juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk bersama-sama mengatasi dampak perubahan iklim dan mendorong peningkatan produktivitas di berbagai sektor ekonomi.
“Indonesia siap bekerja sama dengan seluruh negara anggota untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim,” ujar Presiden dalam pidatonya.
Sebagai bagian dari hasil pertemuan, Indonesia secara resmi menerima tongkat estafet presidensi Forum D-8 untuk periode 2026. Hal ini menandai peran strategis Indonesia dalam melanjutkan agenda-agenda penting yang telah disepakati, termasuk memperkuat kolaborasi internasional di berbagai bidang.
KTT D-8 ke-11 ini menjadi momen penting bagi negara-negara anggota untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil, inovatif, dan berkelanjutan.
(red)
