Pemerintah Kabupaten Bogor mulai merealisasikan pembangunan Masjid Raya Pakansari sebagai pusat pembinaan haji dan umroh,” ujar Sekda Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat ditemui di Kantor Bupati Bogor.

Bogor, SUPERSEMAR NEWS – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai merealisasikan pembangunan Masjid Raya Pakansari. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bangunan dasar masjid ditargetkan selesai pada Desember 2025.

Proses Pembangunan Masjid Tidak Sekali Jadi

Menurut Ajat, pembangunan masjid ini memerlukan waktu dua tahun karena konsep bangunan kompleks. Terlebih lagi, Bupati Bogor menginginkan masjid ini menjadi miniatur Kakbah yang juga berfungsi sebagai pusat pembinaan haji dan umroh.

“Bupati ingin masjid ini jadi pusat pembinaan haji dan umroh untuk memudahkan masyarakat belajar ibadah,” ujar Ajat. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah daerah untuk mendukung program pembinaan haji dan umroh di Bogor.

Penentuan Nomenklatur Melibatkan Alim Ulama

Pembangunan masjid ini juga akan melibatkan alim ulama dalam menentukan nomenklatur atau nama resmi bangunan. Ajat menyatakan, hal ini penting agar masjid menjadi simbol pemersatu umat di Kabupaten Bogor yang dikenal sebagai Bumi Tegar Beriman.

“Nama masjid akan melibatkan alim ulama agar benar-benar merepresentasikan fungsi sosial dan keagamaannya,” jelas Ajat.

Harapan Masjid Jadi Simbol dan Pusat Pembinaan

Selain itu, masjid ini akan menjadi simbol kebanggaan warga Bogor. Biasanya masjid utama pemerintah daerah diberi nama Masjid Agung, sedangkan di tingkat kecamatan dinamai Masjid Raya. Nama “Masjid Raya Pakansari” dipilih untuk menegaskan fungsinya sebagai pusat pembinaan haji dan umroh serta wadah pemersatu umat muslim.

Ajat menegaskan, “Kami berharap masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, tapi juga pusat pembinaan haji dan umroh.”

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana