Misteri Supersemar: Peralihan Kekuasaan Soekarno

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) menjadi dokumen penting dalam sejarah Indonesia, meski naskah aslinya hingga kini masih menyisakan misteri. (Arsip Nasional)

SUPERSEMAR NEWS – Surat Perintah 11 Maret atau dikenal dengan Supersemar menjadi salah satu dokumen paling kontroversial dalam sejarah politik Indonesia. Peralihan kekuasaan dari Presiden Soekarno kepada Jenderal Soeharto pada 1966 menimbulkan banyak perdebatan karena dokumen otentiknya hingga kini tidak pernah ditemukan.

Latar Belakang Politik Pasca-G30S

Setelah peristiwa G30S 1965, situasi politik Indonesia memanas. Enam jenderal dan satu perwira Angkatan Darat tewas dalam tragedi tersebut. Banyak pihak menuding Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai dalang, meski Presiden Soekarno menolak membubarkan PKI karena minimnya bukti.

Baca Juga :  Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Jejak Sang Seniman

Namun, kemarahan rakyat yang semakin besar mendorong Soekarno menunjuk Mayor Jenderal Soeharto sebagai Menteri Panglima Angkatan Darat pada Oktober 1965. Penunjukan ini bertujuan mengendalikan aksi massa dan menjaga stabilitas pemerintahan.

Krisis Ekonomi dan Demonstrasi

Di awal 1966, Indonesia mengalami inflasi hingga 600 persen. Kebijakan ekonomi Soekarno yang menaikkan harga barang menambah keresahan rakyat. Kondisi ini memicu aksi mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI). Demonstrasi mendapat dukungan aparat militer, sehingga tekanan terhadap Soekarno semakin kuat.

Peran Amerika Serikat dan CIA

Berdasarkan catatan CIA, Amerika Serikat memantau situasi politik Indonesia dengan cermat. Dalam laporannya kepada Presiden Lyndon B. Johnson, CIA menulis kronologi lahirnya Supersemar sebagai keberhasilan Jenderal Soeharto mengambil alih kekuasaan dari Soekarno.

Baca Juga :  Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!

Penandatanganan Supersemar

Pada 11 Maret 1966, Soekarno menandatangani surat perintah di Istana Bogor setelah didatangi tiga jenderal utusan Soeharto, yaitu Brigjen Basuki Rahmat, Brigjen M. Yusuf, dan Brigjen Amir Mahmud. Surat tersebut memberikan kewenangan kepada Soeharto untuk mengambil langkah-langkah demi mengamankan negara dan melindungi kepemimpinan Soekarno.

Misteri Naskah Asli

Hingga kini, keberadaan naskah asli Supersemar tetap menjadi misteri. Apakah benar dokumen itu masih ada atau justru hilang? Pertanyaan ini terus diperdebatkan sejarawan, akademisi, hingga masyarakat.

SupersemarNewsTeam
Reporter :
R/Rifay Marzuki
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru