
Beredar gambar uang Rp250.000 bergambar tokoh pahlawan, Bendera Merah Putih, dan Candi Borobudur. Namun, Bank Indonesia menegaskan uang ini hoaks dan tidak sah sebagai alat pembayaran.
SUPERSEMAR NEWS – Media sosial kembali diramaikan isu uang baru pecahan Rp80.000 dan Rp250.000 edisi khusus HUT RI ke-80. Namun, Bank Indonesia (BI) memastikan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.
Viral di Media Sosial
Sebuah video viral menyebut bahwa pecahan Rp80.000 diterbitkan untuk memperingati 80 tahun Kemerdekaan RI. Dalam unggahan itu, terlihat desain uang dengan gambar Ir. Soekarno, Bendera Merah Putih, peta Indonesia, Garuda Pancasila, dan tulisan “80 NKRI”.
Selain itu, beredar juga gambar uang Rp250.000 yang disebut sebagai edisi HUT RI ke-80. Unggahan tersebut ramai dibagikan di Facebook.
Klarifikasi Bank Indonesia
Menanggapi isu tersebut, Bank Indonesia menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.
“Belakangan ini beredar video dengan narasi uang Rupiah edisi 80 Tahun Kemerdekaan RI. Faktanya, informasi tersebut tidak benar,” tulis BI melalui akun Instagram resminya, Rabu (20/8/2025).
BI menjelaskan, hingga kini belum ada penerbitan uang Rupiah baru. Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) terakhir diterbitkan tahun 2020 untuk memperingati 75 Tahun Kemerdekaan RI.
Tidak Ada Pecahan Rp250.000
Lebih lanjut, BI menegaskan bahwa pecahan Rp250.000 juga tidak pernah diterbitkan. Uang tersebut tidak sah sebagai alat pembayaran.
Dengan demikian, baik pecahan Rp80.000 maupun Rp250.000 hanya hoaks yang beredar di dunia maya.
Imbauan untuk Masyarakat
Bank Indonesia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap hoaks.
“Kalau menemukan informasi yang mencurigakan terkait uang Rupiah, silakan hubungi layanan informasi BI di 131,” jelas BI.
Selain itu, masyarakat diminta selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi BI agar tidak ikut menyebarkan kabar palsu.
Kesimpulan:
Kabar beredarnya uang pecahan Rp80.000 dan Rp250.000 edisi HUT ke-80 RI adalah hoaks. Sampai saat ini, Bank Indonesia belum menerbitkan uang Rupiah peringatan baru.
SupersemarNewsTeam
Reporter: R/Rifay Marzuki
