AJI & LBH Pers Kecam Pencabutan ID Pers CNN Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 28 September 2025 - 14:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta, 28 September 2025 – Aliansi Jurnalis Independen (AJI Jakarta) dan Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) mengecam tindakan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden yang mencabut ID Pers Istana jurnalis CNN Indonesia berinisial DV.

Pencabutan ID Pers Setelah Pertanyaan MBG
Insiden ini terjadi usai Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma pada Sabtu, 27 September 2025, setelah kunjungan ke empat negara. DV menanyakan soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah ramai dibicarakan karena kasus keracunan.

Menurut AJI dan LBH Pers, Biro Istana mengambil ID Pers DV langsung di kantor CNN pada pukul 20.00 WIB. Biro menyatakan pertanyaan itu “di luar konteks agenda resmi Presiden.” Namun, pertanyaan DV tetap termasuk dalam kerja jurnalistik sah sesuai Pasal 6 Ayat D Undang-Undang Pers, yakni melakukan pengawasan dan kritik terhadap hal-hal berkaitan kepentingan umum.

Baca Juga :  Kabar Duka Kamil Razak, Rektor Unla: Supersemar News Berduka

UU Pers dan Perlindungan Jurnalis
Pasal 3 Ayat 1 Undang-Undang Pers menegaskan bahwa pers nasional memiliki fungsi informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Selain itu, Pasal 18 UU Pers menyatakan siapa pun yang menghambat kerja jurnalis dapat dipidana hingga 2 tahun penjara atau denda Rp500 juta, karena Pasal 4 ayat 2 dan 3 menjamin kemerdekaan pers.

Keterbukaan Publik Penting untuk MBG
Sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik 2008, pejabat publik wajib memberikan akses informasi jika menggunakan anggaran negara. Presiden Prabowo juga berencana memanggil pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk evaluasi MBG, sebagai bentuk keterbukaan informasi dan penyeimbang berita keracunan MBG.

Baca Juga :  Mayat Misterius Ditemukan di Kebun Sawit Batu Badinding Katingan

AJI & LBH Pers Desak Tindakan Tegas
AJI Jakarta dan LBH Pers menegaskan praktik penghambatan jurnalistik merugikan hak publik. Mereka menuntut:

  1. Biro Pers mengembalikan ID Pers DV dan meminta maaf.
  2. Presiden Prabowo mengevaluasi pejabat yang mencabut ID Pers.
  3. Semua pihak menghormati UU Nomor 40 Tahun 1999 agar kebebasan pers tetap terjaga.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa serangan terhadap jurnalis adalah serangan terhadap hak publik, yang dapat melemahkan demokrasi dan iklim informasi di Indonesia.

SupersemarNewsTeam
Reporter :
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru