Grafik memperlihatkan tren kenaikan konsisten pada harga emas Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian sepanjang Mei hingga November 2025, disertai penguatan harga buyback emas Antam pada pekan 7–13 November 2025 yang mencerminkan stabilitas pasar logam mulia di tengah fluktuasi ekonomi global.

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta. Harga emas Antam Logam Mulia kembali mencetak rekor baru pada perdagangan Kamis (13 November 2025). Berdasarkan data resmi dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pukul 08.30 WIB, harga emas satuan 1 gram melonjak Rp29.000 menjadi Rp2.396.000 per batang. Kenaikan ini menandai level tertinggi dalam tiga minggu terakhir, tepatnya sejak 21 Oktober 2025.

Kenaikan tersebut memperpanjang tren positif selama sepekan terakhir, dengan akumulasi penguatan mencapai Rp136.000 per gram. Sementara harga buyback (pembelian kembali) emas juga naik Rp29.000 menjadi Rp2.261.000 per gram.

Pergerakan Emas Antam Meningkat Tajam

Kenaikan harga emas Antam tidak terjadi secara tiba-tiba. Berdasarkan data grafik dan neraca pergerakan harga yang dihimpun dari logammulia.com, harga awal minggu ini berada di kisaran Rp2.260.000 per gram. Dalam tujuh hari terakhir, harga terus naik konsisten hingga menembus Rp2.396.000 per gram pada hari ini.

Berikut neraca pergerakan harga emas Antam:

ParameterNilai
Harga awal mingguRp2.260.000 per gram
Harga akhir mingguRp2.396.000 per gram
Selisih kenaikanRp136.000
Kenaikan harian terakhirRp29.000
Harga buybackRp2.261.000 per gram

Data tersebut memperlihatkan bahwa pasar emas domestik sedang berada dalam tren penguatan signifikan. Lonjakan permintaan dari investor dan pelaku pasar ritel menjadi pendorong utama, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi global.

Harga Emas Dunia Ikut Menguat

Tidak hanya di Indonesia, harga emas dunia juga menunjukkan kenaikan konsisten. Pada perdagangan Rabu (12/11/2025), harga emas global menguat 1,70% ke level US$4.196,11 per troy ons, yang merupakan level tertinggi sejak 20 Oktober 2025. Bahkan pada perdagangan intraday, sempat menembus US$4.202,30 per troy ons.

Hingga Kamis pagi (13/11/2025) pukul 06.29 WIB, harga emas spot masih menguat tipis 0,09% ke posisi US$4.195,13 per troy ons. Kenaikan ini memperpanjang reli positif selama empat hari beruntun, sekaligus menegaskan bahwa sentimen investor terhadap aset aman (safe haven) masih sangat kuat.

Analis: Momentum Flight to Safety Masih Kuat

Menurut analis komoditas, tren kenaikan harga emas saat ini didorong oleh penurunan tekanan inflasi global, ketidakpastian geopolitik, dan melemahnya dolar AS. Emas kembali menjadi aset pelindung nilai (hedging) yang paling dicari oleh investor.

“Lonjakan harga emas Antam selama sepekan terakhir menunjukkan adanya momentum flight to safety, di mana investor mengalihkan asetnya dari pasar saham dan obligasi menuju logam mulia,” ujar seorang analis pasar.

Selain itu, momentum akhir tahun biasanya juga mendorong peningkatan permintaan fisik emas, terutama menjelang periode perayaan dan kebutuhan investasi jangka panjang.

Tabel Rincian Harga Emas Antam Logam Mulia (13 November 2025)

Berat (gram)Harga (Rp)
0,5 gram1.298.000
1 gram2.396.000
5 gram11.680.000
10 gram23.305.000
25 gram58.062.000
50 gram116.045.000
100 gram232.009.000

(Sumber: logammulia.com, update 13 November 2025 pukul 08.30 WIB)

Tren Positif Diprediksi Berlanjut

Analis memperkirakan harga emas akan terus mengalami kenaikan dalam jangka pendek, terutama jika harga emas dunia bertahan di atas level psikologis US$4.190 per troy ons.
Dengan kondisi ekonomi global yang belum stabil, peluang bagi emas untuk mencetak rekor baru tetap terbuka.

Investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga harian melalui grafik harga Antam guna menentukan waktu pembelian terbaik.

Kesimpulan

Lonjakan harga emas Antam pada Kamis (13/11/2025) menjadi indikator kuat kebangkitan tren positif logam mulia. Dengan kenaikan Rp29.000 per gram, emas kembali menunjukkan ketahanannya sebagai instrumen investasi paling stabil di tengah gejolak ekonomi.

Jika tren global tetap menguat dan permintaan domestik terus tinggi, tidak menutup kemungkinan harga emas Antam akan kembali mencetak rekor baru menjelang akhir November 2025.

SupersemarNewsTeam
Reporter : R/Rifay Marzuki