
SupersemarNews, Jakarta — Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan memimpin upacara penutupan Latihan Operasi Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) Strategis dan Latihan Anti Teror Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026.
Upacara digelar di Gedung Bapra Denjaka, Kesatrian Arthur Solangs, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2026).
Upacara penutupan tersebut dihadiri Komandan Pasmar 1 Mayor Jenderal TNI (Mar) Ili Dasili, S.E., Kepala Dinas Operasi dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kadisopslatal) Laksamana Pertama TNI Dr. Hariyono Poernomo, M.Tr.Opsla., M.Han., para pejabat utama Markas Komando Korps Marinir, para komandan satuan pelaksana Korps Marinir dan Pasmar 1, serta pelatih dan peserta latihan
.Latihan pengamanan Obvitnas dan penanggulangan anti teror ini bertujuan meningkatkan profesionalisme serta kesiapan operasional prajurit TNI AL, sekaligus memelihara dan meningkatkan keterampilan pasukan khusus Denjaka dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi penanggulangan teror.
Amanat Panglima Korps Marinir Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., yang dibacakan Kas Kormar menegaskan bahwa Korps Marinir sebagai salah satu Komando Utama Operasi dan Komando Utama Pembinaan TNI AL dituntut senantiasa berada dalam kondisi siap melaksanakan berbagai tugas operasi, termasuk pengamanan objek vital nasional strategis dan penanggulangan teror.
“Kesiapsiagaan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi kesiapan prajurit dan unsur satuan di bawah jajaran Korps Marinir agar mampu menjalankan tugas secara efektif dan profesional.
Di tengah disrupsi geopolitik global, ancaman terhadap aset strategis bangsa, baik berupa sabotase fisik, serangan siber, maupun terorisme hibrida, merupakan ancaman nyata yang dapat terjadi kapan saja,” ujar Kas Kormar saat membacakan amanat Pangkormar.
Melalui latihan ini, para peserta diharapkan mampu menguasai mekanisme pengambilan keputusan, melaksanakan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait, serta memiliki kemahiran dalam teknik dan taktik pertempuran jarak dekat, perebutan sasaran, demolisi, dan penjinakan bahan peledak.
Latihan tersebut sebelumnya diawali dengan pembukaan dan pemberian pengarahan oleh Panglima Korps Marinir, dilanjutkan dengan gladi posko serta pelaksanaan latihan lapangan secara terpadu. Red/TH
Simber : Akun resmi Korps Marinir TNI AL
