Jakarta, Supersemar News – Korps Marinir menggembleng siswa Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertahanan (Kemhan) dengan latihan penanggulangan huru-hara (PHH). Latihan intensif ini digelar sebagai langkah antisipasi di tengah situasi unjuk rasa yang berlangsung di ibu kota.

Para abdi negara tersebut bersiaga sebagai unsur cadangan di lingkungan Kantor Kemhan, Jakarta, Sabtu (2/5). Meskipun tidak berhadapan langsung dengan massa, para siswa yang biasanya berkutat dengan rutinitas kantor ini tetap memperdalam kemampuan lapangan di bawah instruktur pilihan dari Pasukan Marinir (Pasmar) 1.

Latihan PHH ini merupakan bagian dari kurikulum militer khusus yang dirancang Pasmar 1 untuk mentransformasi ASN menjadi kekuatan pertahanan. Sebanyak 2.019 personel masuk dalam kloter pertama yang ditempa di “kawah candradimuka” Satuan Pendidikan (Satdik) Brigade Infanteri (Brigif) 1.

Kepala Pusat Komponen Cadangan (Kapus Komcad) Brigjen Hengki Yuda Setiawan memantau langsung proses pengasahan bakat militer ini. Ia meminta para peserta menyerap ilmu keprajuritan dengan sungguh-sungguh demi memperkuat mentalitas dasar.

“Kami instruksikan seluruh siswa agar selalu meningkatkan semangat dalam menjalani setiap tahapan pelatihan. Momentum ini sangat penting untuk membentuk kedisiplinan dan kesiapan kalian sebagai bagian dari Komponen Cadangan,” ujar Hengki saat memberikan pengarahan di kompleks Kemhan.

Senada dengan itu, Komandan Batalion Latihan (Danyonlat) Satdik IV Komcad ASN matra laut Letkol (Mar) Agus Mutaqin menyebut agenda ini sebagai sarana transfer ilmu yang konkret. Menurutnya, status siaga yang dijalani siswa memberikan gambaran nyata mengenai dinamika pengamanan wilayah nasional.

“Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bagi siswa untuk memahami situasi di lapangan. Kami menekankan pentingnya sinergi dengan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas negara,” terang Agus.

Sebelumnya, Asisten Teritorial Komandan Pasmar (Aster Danpasmar) 1 Kolonel (Mar) Ernesta Ardend Brahmana menjelaskan, pihaknya telah mematangkan seluruh aspek pembinaan yang selaras dengan kebutuhan birokrat. Para ASN ini menjalani pendidikan selama satu setengah bulan untuk memastikan kesiapan mereka sebagai kekuatan tambahan saat negara menghadapi ancaman.

Selain melahap materi teknik PHH, para siswa juga menjaga ketangkasan fisik dengan berolahraga lari mengelilingi area gedung Kemhan. Seluruh rangkaian latihan ini memastikan setiap personel Komcad ASN memiliki kompetensi mumpuni dalam memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).