PALANGKARAYA, Supersemar News – Kebakaran rumah di Jalan Sri Rezeki II, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, diduga bermula dari lilin yang digunakan saat kondisi listrik padam, Jumat (24/7/2026) malam.

Warga sekitar, Andi (23) mengatakan, sebelum api membesar, warga sempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas di dalam rumah.

“Informasi dari warga, sebelum kebakaran terjadi ada suara ledakan gas sekitar pukul 22.50 WIB. Kemudian saya mendengar ada orang berteriak kebakaran, sehingga langsung datang ke lokasi,” kata Andi.

Saat tiba di lokasi, Andi melihat api sudah membesar dan mulai melahap bagian dalam rumah.

Menurut informasi yang diterimanya dari warga, api pertama kali muncul dari area samping, yakni kamar.

Saat itu, penghuni rumah menggunakan lilin sebagai penerangan karena listrik sedang padam.

“Lilin itu berada di samping kamar. Informasi awal dari warga, api berasal dari bagian samping kamar tersebut,” ujarnya.

Ia menduga lilin tersebut kemudian mengenai sesuatu hingga sumber gas yang menimbulkan ledakan.

“Iya, kemungkinan terkena gas sehingga terjadi ledakan. Suara ledakannya cukup keras,” ungkapnya.

Andi mengatakan, warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya seperti selang dan ember.

Namun, upaya tersebut cukup sulit karena api sudah cepat merambat.

“Warga ikut membantu memadamkan. Namun prosesnya cukup sulit karena api sudah merembet,” katanya.

Menurut dia, warga bahkan harus memecahkan kaca kamar karena kobaran api sudah membesar dan mulai menjalar ke bagian lain rumah.

“Kami sampai harus memecahkan kaca kamar karena api dari kamar sudah membesar dan merambat ke ruang tamu hingga bagian plafon juga terbakar,” jelasnya.

Saat awal datang, kata Andi, kondisi warga sudah ramai berkumpul di sekitar lokasi. Api yang awalnya terlihat dari kamar kemudian merambat ke ruang tamu hingga bagian atas rumah.

“Waktu pertama saya melihat, api dari bagian kamar sudah cukup besar. Awalnya baru di kamar, kemudian merambat ke ruang tamu dan sudah menjalar ke bagian atas,” tuturnya.

Ia menyebut, kendala lain yang dihadapi warga saat melakukan pemadaman adalah ketersediaan air.

Warga harus mencari sumber air untuk membantu memadamkan api sebelum petugas pemadam tiba.

“Air juga sempat menjadi kendala karena warga harus mencari ke sana kemari,” katanya.

Terkait kondisi penghuni rumah, Andi mengatakan saat kejadian rumah tersebut tidak sepenuhnya kosong. Penghuni sempat keluar rumah, kemudian kebakaran terjadi.

“Ada orang di dalam rumah, karena pintunya sudah terbuka dan penghuni sudah keluar. Motornya juga masih ada di dalam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi warga, penghuni rumah sempat keluar sebentar saat kondisi listrik padam. Setelah kembali, kondisi rumah sudah dalam keadaan terbakar.

“Informasinya penghuni sempat keluar sebentar, kemudian saat kembali kondisi rumah sudah terbakar,” pungkasnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Sumber : Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *