Warga berjalan di atas gundukan pasir yang dikenal sebagai “Monkey Island alias Pulau Monyet” setelah kembali muncul ke permukaan akibat surutnya air Danau Balaton di Balatonfenyves, Hungaria, Minggu (5/7/2026). Penurunan permukaan air danau terbesar di Eropa Tengah itu dipicu oleh curah hujan yang rendah, kekeringan, serta meningkatnya penguapan akibat cuaca panas.



‎Kondisi tersebut membuat gundukan pasir yang sebelumnya berada di bawah air kini muncul ke permukaan, sekaligus memperluas area dangkal di danau terbesar di Eropa Tengah tersebut.



‎Rekaman udara memperlihatkan kemunculan daratan pasir yang dikenal warga setempat sebagai “Pulau Monyet” di kawasan Balatonfenyves. Fenomena itu dimanfaatkan pengunjung untuk berjalan di atas daratan yang baru muncul hingga membangun istana pasir di lokasi yang sebelumnya masih tertutup air.



‎Meski menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran warga sekitar terhadap masa depan Danau Balaton.



‎Penurunan muka air Danau Balaton dipicu oleh curah hujan yang berada di bawah rata-rata, kondisi kekeringan yang berkepanjangan, serta meningkatnya tingkat penguapan akibat gelombang cuaca panas yang melanda kawasan tersebut.



‎Fenomena ini menjadi pengingat akan dampak perubahan iklim terhadap sumber daya air di Eropa. Jika kondisi cuaca kering terus berlanjut, penurunan permukaan air dikhawatirkan dapat memengaruhi ekosistem dan aktivitas pariwisata di salah satu destinasi wisata paling populer di Hungaria tersebut.

Sumber : CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *