SupersemarNews, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LPLH Natabuana Lestari menggelar rapat koordinasi dan silaturahmi untuk membahas sejumlah agenda strategis organisasi, termasuk persiapan deklarasi nasional yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

Rapat tersebut menjadi momentum konsolidasi internal guna menyatukan visi dan arah gerak organisasi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dalam forum itu, pengurus pusat menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi secara menyeluruh menjelang deklarasi.DPP menilai, deklarasi nasional tidak sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk menegaskan eksistensi organisasi di tingkat nasional.

Momentum tersebut diharapkan menjadi penanda komitmen lembaga dalam menjalankan visi dan misi di bidang lingkungan hidup sekaligus memperkuat tata kelola organisasi.

Selain mempersiapkan deklarasi, DPP juga merancang agenda kunjungan kerja ke sejumlah provinsi. Kegiatan itu bertujuan melakukan konsolidasi langsung dengan pengurus di tingkat wilayah dan daerah, memastikan kesiapan struktur, serta menyelaraskan program kerja sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah.

Ketua Umum LPLH Natabuana Lestari, Mulgandri Kusnindra, mengatakan deklarasi nasional akan menjadi titik awal penguatan gerakan organisasi secara lebih terarah dan berdampak luas.

“Deklarasi ini bukan sekadar simbolis, tetapi komitmen bersama untuk membangun organisasi yang solid dan profesional, serta hadir dalam mengawal isu-isu lingkungan hidup di Indonesia.

Kami ingin memastikan seluruh jajaran, dari pusat hingga daerah, bergerak dalam satu visi,” ujarnya.Ia menambahkan, kunjungan kerja ke tingkat provinsi menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi langsung dengan pengurus daerah sekaligus memastikan kesiapan menjelang deklarasi nasional.

Melalui rapat koordinasi tersebut, DPP berharap seluruh elemen organisasi semakin solid dan mampu meningkatkan kepercayaan publik dalam menjalankan program-program strategis, khususnya yang berkaitan dengan isu lingkungan hidup.

Deklarasi nasional pada April mendatang diharapkan menjadi tonggak penguatan peran organisasi dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap isu-isu lingkungan di Tanah Air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *