Gojek dan Grab Diduga Abaikan Perintah Wakil Gubernur Kaltim, Mitra Desak Kantor Operasional Tutup


Samarinda, Supersemar News — Mitra Gojek dan Grab di Kalimantan Timur (Kaltim) mengajukan protes terhadap kedua perusahaan aplikasi transportasi tersebut. Mereka menuduh bahwa Gojek dan Grab telah mengabaikan perintah yang dikeluarkan oleh Wakil Gubernur Kaltim terkait operasional mereka. 

Ketidakpuasan ini muncul setelah sejumlah kebijakan yang dinilai merugikan para mitra pengemudi dan berpotensi mengancam keberlangsungan usaha mereka, Jum’at (11/07/2025).

Dalam pernyataan yang dibuat di depan media, perwakilan mitra menyatakan bahwa mereka merasa diabaikan dan tidak didengarkan oleh pihak manajemen Gojek dan Grab.

Mereka menuntut agar kantor operasional kedua perusahaan tersebut ditutup sampai ada kejelasan mengenai kebijakan yang lebih adil dan transparan. 

Hal ini menciptakan ketegangan antara mitra dan perusahaan, yang dikhawatirkan dapat berdampak pada layanan yang diberikan kepada konsumen. 

Pihak Wakil Gubernur Kaltim juga telah berusaha untuk mediasi antara kedua belah pihak. 

Namun, hingga saat ini belum ada solusi konkret yang dihasilkan. Para mitra mengharapkan adanya langkah nyata dari pemerintah dan manajemen perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan ini demi kesejahteraan semua pihak yang terlibat.

(Zahra Aditiya)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *