SUKAMARA, Supersemar News – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran meninjau langsung pembangunan jalan penghubung Kalteng-Kalimantan Barat (Kalbar) yang menghubungkan Kabupaten Sukamara dengan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa 6 Oktober 2026.

‎Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan sejauh mana akses yang menjadi penghubung kedua wilayah tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

‎Dalam kunjungannya di kawasan Jembatan Jelai, Agustiar Sabran didampingi Bupati Sukamara Masduki, Wakil Bupati Sukamara Nur Effendi, Ketua DPRD Sukamara serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukamara.

‎Agustiar mengatakan, pembangunan akses penghubung Sukamara–Ketapang terus didorong agar dapat segera fungsional. Bahkan, ia menargetkan pada akhir tahun ini jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan roda empat.

‎”Kalau koordinasi antara Pemprov Kalteng dan Kalbar sudah dilakukan terus-menerus. Selain itu, Bupati Sukamara juga terus berkoordinasi dengan Bupati Ketapang,” kata Agustiar.

‎Menurutnya, koordinasi lintas wilayah tersebut penting untuk memastikan pembangunan akses yang menghubungkan dua provinsi itu dapat terus berlanjut hingga benar-benar bisa digunakan masyarakat.

Pembangunan jalan tersebut juga mendapat dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

‎Saat ini, pembangunan akses penghubung tersebut terus digebut. Dari perkembangan terakhir, ruas jalan yang belum tersambung disebut hanya menyisakan beberapa kilometer lagi.

‎Jika akses tersebut nantinya telah tersambung dan dapat dilalui kendaraan roda empat, jalur Sukamara–Ketapang diharapkan membuka akses yang lebih cepat bagi masyarakat kedua wilayah, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di kawasan perbatasan Kalteng dan Kalbar.

‎Selain mempermudah mobilitas masyarakat, keberadaan jalan tersebut juga dinilai strategis untuk mendukung aktivitas ekonomi, distribusi barang dan hasil produksi masyarakat dari kedua wilayah.

Agustiar menegaskan, pemerintah provinsi akan terus mendorong koordinasi bersama pemerintah daerah terkait agar pembangunan akses tersebut dapat diselesaikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎”Harapannya jalan ini bisa segera tersambung dan fungsional, sehingga masyarakat Sukamara maupun Ketapang dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *