
Tim gabungan dalam tiga hari terus melakukan pencarian terhadap korban dari pesisir pantai Takisung. (SUPERSEMAR NEWS/FAUJI)
TANAH LAUT, Supersemar News – Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR Gabungan terus mengupayakan penemuan satu orang korban yang dilaporkan terjatuh di Perairan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (3/2/2026).
Operasi pencarian hari ini difokuskan pada penyisiran area perairan yang lebih spesifik menuju arah pesisir pantai.
Berdasarkan laporan kejadian yang diterima dari BPBD Kabupaten Tanah Laut pada 1 Februari 2026, korban hingga saat ini masih dinyatakan dalam pencarian (DP).
Tim SAR yang diberangkatkan dari Unit Siaga SAR (USS) Batulicin telah berada di lokasi sejak awal kejadian untuk melakukan tindakan penyelamatan.
Pada Selasa (03/02/2026) pukul 07.00 WITA, seluruh unsur yang terlibat telah melaksanakan briefing untuk memantapkan strategi.
I Putu Sudayana, selaku SMC, menyampaikan bahwa fokus utama pencarian dari penyisiran seluas 4,5 Nautical Miles (NM) ke arah pesisir pantai dengan koordinat area pencarian, dengan operasi penyisiran dimulai dari Entry Point pada koordinat 3°51’59.69”S 114°33’29.69”E dan direncanakan berakhir di Exit Point 3°53’40.99”S 114°33’31.08”E.
“Kami memaksimalkan seluruh alut yang ada, termasuk dukungan kapal nelayan setempat untuk menyisir area seluas 4,5 NM,“ ujar Sudayana.
Operasi ini merupakan sinergi dari berbagai instansi, di antaranya Kansar Banjarmasin, Pos AL Batakan, Polairud & Polsek Takisung, BPBD dan PMI Tanah Laut, SAR MTA, Keluarga Korban, serta Nelayan setempat.
Alat utama yang dikerahkan meliputi 1 unit Rubber Boat, 2 unit Kapal Kelotok Nelayan, peralatan Water Rescue, serta 3 set alat selam yang disiagakan apabila kondisi memungkinkan untuk dilakukan penyelaman kembali.
“Tantangan utama di lapangan saat ini adalah kondisi air yang cukup keruh serta gelombang tinggi, namun tim tetap berupaya melakukan penyisiran secara efektif dan mengutamakan keselamatan,” tutup Sudayana.
(Fauji)
