Oplus_16908288

Foto: Imbauan untuk masyarakat dari Dinas terkait dalam beraktifitas didataran sungai atau tempat lainnya dari serangan buaya. (Supersemar News/Fauji)

SAMPIT, Supersemar News – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta waspada terhadap informasi hoax yang beredar tentang serangan buaya di Handil Samuda, Sampit, beberapa hari lalu (8-11/2/2026).

Informasi yang menyebutkan “Orang tergigit buaya dengan lokasi di Handil Samuda” adalah tidak benar dan belum terverifikasi.

Admin Grub Sampit Siaga, Chandra, menyampaikan bahwa ia mendapat informasi beberapa kali dari media sosial WhatsApp adanya serangan buaya yang terjadi di Handil Samuda.

Lalu, setelah mendapatkan informasi tersebut dari media sosial, ia langsung menanyakan kepada masyarakat sekitar dan pihak berwajib adanya kejadian tersebut, ternyata tidak terjadi adanya penyerangan buaya kepada masyarakat.

“Sejauh ini, kami belum mendapatkan informasi langsung dari masyarakat setempat dan video/foto tersebut bukan kejadian serangan predator yang terjadi di Sampit dan bukan terjadi di Kotim,“ kata Chandra, pada Kamis (12/2/2026).

Pihak berwenang mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai dan menyebarkan informasi yang tidak jelas asal muasalnya, karena dapat membuat kegaduhan dan simpang siur di mata masyarakat.

“Bijaklah dalam bermedia sosial, stop berita hoax, dan cek informasi pasti melalui media terpercaya,“ tambah imbauan tersebut.

“Kami Forum Sampit Siaga sebagai penerima dan memberikan informasi untuk masyarakat wilayah Sampit, atau mencakup seluruh informasi yang ada di Kalimantan, memberikan imbauan kepada masyarakat, apabila memberikan atau mendapatkan informasi agar dicek kebenarannya,“ jelas Chandra.

Apabila warga masyarakat Kotim yang tinggal di sekitaran sungai melihat kemunculan satwa liar dilindungi/predator berbahaya, dapat melaporkan ke perangkat desa setempat dan juga mitra Forum Sampit Siaga di wilayah masing-masing.

“Tetap waspada dan jangan percaya informasi hoax,“ tutup Chandra.

(Fauji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *