Kabut Romantis Selimuti Puncak Raga Kopi, Glamping Eksotis di Palutungan Kuningan

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 17:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bersama sahabat menikmati kabut romantis di Puncak Raga Kopi, Palutungan Kuningan, 1078 MdPL — tempat glamping dan ngopi yang eksotis.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – KUNINGAN, JAWA BARAT – Kabut tebal menyelimuti Puncak Raga Kopi yang terletak di ketinggian 1.078 meter di atas permukaan laut (MDPL), kawasan Palutungan, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan. Lanskap perbukitan dan hamparan kebun kopi yang tersembunyi di balik kabut menciptakan suasana sejuk, eksotis, dan penuh misteri.

Kawasan ini kian populer sebagai destinasi glamping (glamour camping) yang memadukan kenyamanan dengan alam terbuka. Salah satu pengelola, Nana Suryana, menyebut pengunjung meningkat pesat, terutama pada akhir pekan dan musim libur.

“Puncak Raga Kopi makin diminati karena pemandangannya unik. Banyak yang datang untuk ngopi sambil menikmati kabut pagi, apalagi saat cuaca cerah bisa lihat Gunung Ciremai,” ujarnya, Minggu (26/5/2025).

Fasilitas di kawasan ini cukup lengkap, mulai dari tenda glamping dengan pemandangan langsung ke lembah, kedai kopi dengan racikan lokal, hingga area api unggun dan jalur trekking ringan. Tiket masuk dibanderol sekitar Rp15.000, sementara tarif glamping bervariasi mulai Rp400.000 per malam.

Baca Juga :  20 Perwira Dimutasi ke Itwasum Polri pada Agustus 2026, Ada AKBP hingga Irjen Pol

Kabut tebal menyelimuti lereng dan kebun kopi di Puncak Raga Kopi, Palutungan Kuningan—hadirkan suasana eksotis dan menenangkan.

Pengunjung asal Cirebon, Fitri Andayani, mengaku terpesona dengan suasana romantis yang tercipta saat kabut menyelimuti area kafe.

“Rasanya kayak di negeri dongeng. Cocok banget buat healing atau quality time bareng pasangan,” katanya.

Puncak Raga Kopi juga menjadi titik favorit bagi fotografer lanskap dan pencinta sunrise. Akses menuju lokasi bisa ditempuh sekitar 40 menit dari pusat Kota Kuningan, dengan kondisi jalan relatif baik.

Baca Juga :  Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!

Editor: SanggaBuana
Reporter: R/Rifay Marzuki | SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru