Bersama sahabat menikmati kabut romantis di Puncak Raga Kopi, Palutungan Kuningan, 1078 MdPL — tempat glamping dan ngopi yang eksotis.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – KUNINGAN, JAWA BARAT – Kabut tebal menyelimuti Puncak Raga Kopi yang terletak di ketinggian 1.078 meter di atas permukaan laut (MDPL), kawasan Palutungan, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan. Lanskap perbukitan dan hamparan kebun kopi yang tersembunyi di balik kabut menciptakan suasana sejuk, eksotis, dan penuh misteri.

Kawasan ini kian populer sebagai destinasi glamping (glamour camping) yang memadukan kenyamanan dengan alam terbuka. Salah satu pengelola, Nana Suryana, menyebut pengunjung meningkat pesat, terutama pada akhir pekan dan musim libur.

“Puncak Raga Kopi makin diminati karena pemandangannya unik. Banyak yang datang untuk ngopi sambil menikmati kabut pagi, apalagi saat cuaca cerah bisa lihat Gunung Ciremai,” ujarnya, Minggu (26/5/2025).

Fasilitas di kawasan ini cukup lengkap, mulai dari tenda glamping dengan pemandangan langsung ke lembah, kedai kopi dengan racikan lokal, hingga area api unggun dan jalur trekking ringan. Tiket masuk dibanderol sekitar Rp15.000, sementara tarif glamping bervariasi mulai Rp400.000 per malam.

Kabut tebal menyelimuti lereng dan kebun kopi di Puncak Raga Kopi, Palutungan Kuningan—hadirkan suasana eksotis dan menenangkan.

Pengunjung asal Cirebon, Fitri Andayani, mengaku terpesona dengan suasana romantis yang tercipta saat kabut menyelimuti area kafe.

“Rasanya kayak di negeri dongeng. Cocok banget buat healing atau quality time bareng pasangan,” katanya.

Puncak Raga Kopi juga menjadi titik favorit bagi fotografer lanskap dan pencinta sunrise. Akses menuju lokasi bisa ditempuh sekitar 40 menit dari pusat Kota Kuningan, dengan kondisi jalan relatif baik.

Editor: SanggaBuana
Reporter: R/Rifay Marzuki | SupersemarNewsTeam