
Samarinda, Supersemar News — Program Sekolah Rakyat di Kota Samarinda yang semula direncanakan dimulai pada 14 Juli 2025 resmi ditunda.
Penundaan ini disebabkan oleh belum rampungnya sejumlah persiapan teknis di lapangan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda menargetkan kegiatan belajar mengajar akan dimulai pada awal Agustus 2025.
Dua lokasi utama yang disiapkan sebagai tempat pelaksanaan program, yaitu Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kaltim, saat ini masih dalam proses penataan. Renovasi ringan masih dilakukan untuk memastikan fasilitas memadai dan siap digunakan sesuai standar yang diharapkan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Asli Nuryadin, menjelaskan bahwa setiap lokasi akan menampung 100 pelajar, masing-masing terdiri dari 50 siswa jenjang SMP dan 50 siswa jenjang SMA.
Ia juga menegaskan bahwa pembenahan dilakukan demi kenyamanan peserta didik, dan pelaksanaan akan dimulai segera setelah fasilitas dinyatakan siap.
(Zahra Aditiya)