Prabowo Berlutut Saat Berikan Gelar Bintang Mahaputra kepada Adik Ibu Tien Soeharto


JAKARTA, Supersemar News – Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar Bintang Mahaputera Utama kepada Siti Hardjanti Wismoyo, yang merupakan adik dari Siti Hartinah atau dikenal dengan Ibu Tien Soeharto.

Siti Hardjanti Wismoyo diketahui juga merupakan istri dari mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar.

Dalam pemberian gelar Bintang Mahaputera Utama, Prabowo memberikan dan memasangkannya langsung kepada Siti Hardjanti Wismoyo.

Siti Hardjanti Wismoyo yang mengenakan kebaya berwarna coklat muda tampak menghampiri Prabowo dengan menaiki kursi roda yang didorong oleh seseorang.

Bertabur Bintang Mahaputera dari Prabowo! Untuk Adik Kandung, Jenderal hingga Pengusaha

Prabowo pun kemudian berlutut untuk memberikan dan memasangkan gelar Bintang Mahaputra kepada adik Ibu Tien Soeharto.

Ketika Prabowo bersimpuh untuk memasangkan gelar tersebut, Siti Hardjanti Wismoyo tampak mengusap bahu Prabowo dan tersenyum kepada Kepala Negara itu.

Setelah gelar Bintang Mahaputera Utama terpasang, Prabowo yang masih berlutut mencium tangan kanan dari Siti Hardjanti Wismoyo.

“Bintang Mahaputera Utama diberikan kepada Saudari Siti Hardjanti Wismoyo. Beliau berjasa luar biasa di bidang sosial dan kemasyarakatan,” ujar pembawa acara pemberian penghargaan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/8/2025).

“Dikenal sebagai tokoh perempuan yang aktif mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya di lingkungan keluarga besar TNI,” sambungnya.

Diketahui, tanda kehormatan Bintang Mahaputera diberikan berdasarkan Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Penghargaan itu diberikan kepada para tokoh yang memenuhi tiga kriteria, yakni berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara; pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi dan beberapa bidang lain yang besar manfaat bagi bangsa dan negara; serta darma bakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.

(kompas.com)
(Lilis Susanti)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *