
Supersemar News – Wijono Tanoko merupakan Direktur Utama PT Avia Avian Tbk, perusahaan cat dekoratif dan industri yang dikenal luas melalui merek Avian Paint dan No Drop.
Wijono adalah kakak dari Hermanto Tanoko, yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Avia Avian Tbk.
Bersama sang adik, Wijono Tanoko mengendalikan Avia Avian, perusahaan keluarga yang didirikan oleh ayah mereka, Soetikno Tanoko, pada tahun 1978, dan terus mengembangkannya menjadi grup manufaktur cat dengan jaringan distribusi nasional yang kuat.
Biodata Wijono Tanoko
- Nama lengkap: Wijono Tanoko
- Nama panggilan: Wijono
- Tempat, tanggal lahir: Malang, 28 Agustus 1952
- Zodiak: Virgo
- Domisili: Surabaya, Jawa Timur
- Orang tua: Soetikno Tanoko
- Pasangan: Menikah (nama tidak dipublikasikan)
- Anak: 4 orang, salah satunya Ruslan Tanoko (Wakil Direktur Utama PT Avia Avian Tbk)
- Media sosial: –
- Pekerjaan: Direktur Utama PT Avia Avian Tbk
- Pendidikan: SMA Kolese Santo Yusuf, Malang (lulus 1972)
Perjalanan Karier Wijono Tanoko
Wijono Tanoko telah memimpin PT Avia Avian Tbk sebagai Direktur Utama sejak 1996.
Selama periode tersebut, Wijono Tanoko berperan langsung dalam memperluas kapasitas produksi, memperkuat jaringan distribusi hingga tingkat nasional, serta mengembangkan portofolio produk cat dekoratif dan industri.
Perjalanan kariernya tumbuh sepenuhnya di dalam ekosistem Avian Brands, perusahaan keluarga yang dirintis ayahnya, Soetikno Tanoko, pada 1978.
Bersama adiknya, Hermanto Tanoko, Wijono mengendalikan arah bisnis Avia Avian dan mengantarkan perusahaan tersebut melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2021.
Sejak IPO, Avia Avian kian mengokohkan posisi sebagai perusahaan cat domestik terbesar di Indonesia.
Dalam struktur kepemimpinan, Wijono Tanoko menjalankan peran sebagai President Director, sekaligus mulai menyiapkan regenerasi manajemen.
Putranya, Ruslan Tanoko, dipercaya menduduki posisi Wakil Presiden untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan perusahaan.
Selain memimpin Avia Avian, Wijono Tanoko juga memegang sejumlah posisi strategis di perusahaan afiliasi, antara lain:
- Direktur Utama PT Avia Avian Industri Pipa (2014-sekarang)
- Presiden Komisaris PT Tirtakencana Tatawarna (2014-sekarang)
- Direktur PT Wahana Lancar Rejeki (2015-sekarang)
- Komisaris Utama PT Tirtakencana Batamindo (2016-sekarang)
- Komisaris PT Solusi Rumah Praktis (2018-sekarang)
- Direktur Utama PT Multipro Paint Indonesia (2021-sekarang)
Ia juga tercatat memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, jajaran Direksi, serta Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan, sebagaimana diungkap dalam keterbukaan informasi perusahaan.
Fakta-Fakta Menarik Wijono Tanoko
Berikut adalah fakta-fakta menarik yang wajib Anda ketahui tentang Wijono Tanoko:
Kepemimpinan jangka panjang: Menjabat sebagai Direktur Utama PT Avia Avian Tbk sejak 1996, menjadikannya salah satu CEO dengan masa jabatan terlama di industri manufaktur Indonesia.
Penerus pendiri Avian: Wijono Tanoko merupakan putra dari Soetikno Tanoko, pendiri Avian Brands yang merintis bisnis cat tersebut pada tahun 1978.
Pengendali perusahaan keluarga: Bersama adiknya, Hermanto Tanoko, ia mengendalikan arah strategis Avia Avian sebagai grup manufaktur cat nasional.
Regenerasi manajemen: Melibatkan generasi kedua, anaknya Ruslan Tanoko, dalam struktur kepemimpinan perusahaan untuk memastikan keberlanjutan bisnis.
Kekayaan Wijono Tanoko
Berdasarkan data Forbes per 2 Maret 2024, kekayaan Wijono Tanoko tercatat sekitar US$1 miliar.
Dengan kisaran kurs rupiah pada periode tersebut di level Rp15.500-Rp15.800 per dolar AS, nilai kekayaannya setara dengan sekitar Rp15,5-15,8 triliun.
Jumlah ini memang berbeda dengan sang adik, Hermanto Tanoko, yang kekayaannya dipantau Forbes secara real time.
Per 19 Desember 2025, kekayaan Hermanto Tanoko tercatat mencapai US$5,6 miliar, atau sekitar Rp93,5 triliun dengan kurs Rp16.697,10 per dolar AS (19/12/2025).
Berdasarkan laman resmi perusahaan Avian Brands, Wijono Tanoko tercatat dalam daftar kepemilikan saham per November 2025 sebagai Direktur Utama PT Avia Avian Tbk dengan kepemilikan sebanyak 2.504.200 lembar saham atau setara 0,00% dari total saham beredar.
Dengan harga saham pada pasar tanggal 19 Desember 2025 yaitu sebesar Rp464 per lembar, maka nilai kepemilikan saham Wijono Tanoko tersebut jika dihitung mencapai sekitar Rp1.161.948.800 (hasil perkalian 2.504.200 lembar saham × Rp464).
