
SupersemarNews, Jakarta – Olahraga pencak silat kini digemari berbagai kalangan, mulai dari usia dini hingga remaja yang dengan semangat menekuni olahraga yang bergengsi tersebut. Menindaklanjuti antusiasme tersebut, Universitas Esa Unggul menggelar Kejuaraan Pencak Silat Esa Unggul Championship Tingkat Nasional bagi seluruh perguruan pencak silat di Indonesia.
Acara ini mendapat dukungan resmi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA), Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA), seluruh perguruan pencak silat di tanah air, serta beberapa sponsor. Kejuaraan diadakan pada Sabtu, 31 Januari 2026 pukul 11.00 WIB di Gelanggang Remaja dan Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, yang berlokasi di Jalan Raya Bogor No. 25/26, RT 04 RW 08.
Ditengah kesibukannya Adi.MS selaku panitia pelaksana menjelaskan bahwa kejuaraan ini bertujuan utama sebagai ajang silaturahmi antar perguruan pencak silat di Indonesia. “Yang pertama tujuan menjalin silaturahmi antar perguruan pencak silat yang ada di Indonesia.

Meskipun sifatnya nasional, pesertanya berasal dari sebelas provinsi dengan kategori usia dini (SD), praremaja (SMP), remaja (SMA), dan dewasa atau mahasiswa,” ujarnya.
Selain itu, kejuaraan juga berperan sebagai landasan untuk memberikan peluang pendidikan bagi peserta remaja SMA. “Untuk penjaringan atlet-atlet remaja SMA, mereka yang meraih juara akan mendapatkan bea siswa untuk melanjutkan studi hingga S1 secara cuma-cuma di Universitas Esa Unggul,” tambah Adi.
Turut menghadiri acara tersebut berbagai unsur, antara lain Rektor Universitas Esa Unggul, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), pengurus IPSI Kampus Esa Unggul, pemerintah kota lima wilayah, DISPORA, KEMENPORA, serta mendapat dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan para peserta menunjukkan kemampuan mereka dengan menampilkan teknik silat masing-masing saat bertanding. Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Almira (13 tahun), yang saat ini menempuh pendidikan di tingkat SLTA. Almira sudah sering mengikuti pertandingan dan memiliki prestasi sebagai peserta didik berprestasi.
Anak kedua dari pasangan M. Jaelani (Boray) dan Ria ini telah menekuni pencak silat sejak duduk di Sekolah Dasar (SD). “Sudah empat tahun, sejak usia 9 tahun saat masih di SD saya mengikuti kejuaraan pencak silat dan pernah meraih juara satu dan juara tiga tingkat nasional tahun 2024,” ujar Almira.
Hal senada juga disampaikan Okto, pelatih Almira. “Kalau saya lihat potensi nya Almira itu sangat bagus untuk jadi pesilat dan saya yakin dia akan juara,” ujarnya. Almira merupakan anak didik dari Perguruan Porbri Trisula Jakarta Barat.
