
Ribuan Warga Tarakan Serbu Lanud Anang Busra, Antusias Saksikan Hercules dan Jupiter Aerobatic Team
SUPERSEMAR NEWS, TARAKAN – Ribuan warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara, memadati kawasan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Anang Busra dalam kegiatan Open Base yang digelar TNI Angkatan Udara. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi ketika mereka berbondong-bondong datang untuk menyaksikan secara langsung pesawat-pesawat andalan TNI AU, mulai dari C-130 Hercules hingga pesawat latih KT-1B Woong Bee yang digunakan oleh Jupiter Aerobatic Team (JAT).
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (3/6/2026) tersebut menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Tidak hanya keluarga dan pelajar, para pecinta dirgantara dari berbagai kalangan juga memanfaatkan kesempatan langka tersebut untuk melihat lebih dekat alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI AU yang selama ini hanya dapat disaksikan melalui media massa atau pertunjukan udara.
Open Base TNI AU Diserbu Ribuan Pengunjung
Open Base Lanud Anang Busra menjadi salah satu agenda strategis TNI AU dalam mendekatkan institusi pertahanan udara kepada masyarakat. Program ini sekaligus membuka ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dunia kedirgantaraan secara langsung.
Ribuan pengunjung tampak memadati area apron Lanud Anang Busra. Mereka tidak hanya berfoto dengan latar belakang pesawat militer, tetapi juga berinteraksi dengan personel TNI AU yang memberikan berbagai penjelasan mengenai fungsi, kemampuan, dan peran strategis setiap alutsista yang dipamerkan.
Kehadiran dua pesawat angkut strategis C-130 Hercules menjadi daya tarik utama. Pesawat pertama adalah C-130J Super Hercules A-1339 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sementara pesawat kedua adalah C-130/L Hercules A-1326 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Kedua pesawat tersebut merupakan tulang punggung mobilitas TNI AU dalam berbagai operasi militer maupun misi kemanusiaan. Pesawat Hercules dikenal memiliki kemampuan mengangkut personel, logistik, kendaraan tempur, hingga mendukung operasi bantuan bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Pesawat Hercules Jadi Magnet Utama

Masyarakat terlihat sangat antusias ketika diperbolehkan memasuki bagian dalam pesawat Hercules. Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat langsung kokpit, ruang kargo, hingga sistem pendukung operasional pesawat yang selama ini jarang dapat diakses publik.
Selain menjadi sarana transportasi militer, Hercules juga memiliki sejarah panjang dalam mendukung berbagai operasi nasional. Mulai dari pengiriman bantuan kemanusiaan saat bencana alam, evakuasi warga negara Indonesia dari luar negeri, hingga mendukung distribusi logistik ke wilayah terpencil.
Melalui kegiatan Open Base ini, TNI AU ingin menunjukkan bahwa keberadaan alutsista modern tidak hanya berfungsi menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat.
Jupiter Aerobatic Team Curi Perhatian Warga
Selain Hercules, perhatian pengunjung juga tertuju pada pesawat KT-1B Woong Bee yang digunakan Jupiter Aerobatic Team. Tim aerobatik kebanggaan Indonesia tersebut dikenal luas karena kemampuan melakukan berbagai manuver udara berpresisi tinggi yang merepresentasikan profesionalisme penerbang TNI AU.
Kedatangan JAT ke Tarakan merupakan bagian dari perjalanan kembali menuju home base mereka di Skadron Pendidikan 102 Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
Sebelumnya, Jupiter Aerobatic Team sukses tampil memukau dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Angkatan Bersenjata Brunei Darussalam pada 31 Mei 2026. Dalam ajang internasional tersebut, para penerbang JAT menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
Prestasi tersebut kembali menegaskan bahwa kemampuan penerbang TNI AU mampu bersaing di tingkat regional bahkan internasional.
Edukasi Dirgantara untuk Generasi Muda
Komandan Lanud Anang Busra, Marsekal Pertama TNI Andreas A. Dhewo, menegaskan bahwa kegiatan Open Base tidak sekadar menjadi ajang pameran alutsista. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan sarana edukasi yang dirancang untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia dirgantara.
Menurutnya, pengenalan dunia penerbangan sejak dini sangat penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang nantinya mampu berkontribusi bagi kemajuan sektor kedirgantaraan nasional.
Generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penerbang, teknisi pesawat, insinyur dirgantara, maupun profesi strategis lainnya yang berkaitan dengan industri penerbangan dan pertahanan.
Karena itu, TNI AU terus membuka ruang interaksi dengan masyarakat melalui berbagai program edukatif yang memungkinkan masyarakat memahami lebih dekat tugas dan fungsi institusi pertahanan udara negara.
Memperkuat Kedekatan TNI AU dengan Masyarakat
Kegiatan Open Base juga menjadi bagian dari strategi komunikasi publik TNI AU dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Transparansi dan keterbukaan informasi dinilai penting agar masyarakat memahami peran TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
Di tengah perkembangan teknologi pertahanan yang semakin modern, dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat sistem pertahanan negara. Oleh sebab itu, kegiatan seperti Open Base memiliki nilai strategis karena mampu membangun rasa bangga sekaligus meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan masyarakat.
Para pengunjung yang hadir mengaku memperoleh pengalaman baru setelah melihat secara langsung pesawat-pesawat militer yang selama ini hanya dikenal melalui pemberitaan atau media sosial.
Banyak pelajar yang menyatakan ketertarikannya untuk mendalami dunia penerbangan setelah mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Open Base tidak hanya menjadi hiburan edukatif, tetapi juga mampu menginspirasi lahirnya generasi penerus bangsa di sektor dirgantara.
TNI AU Terus Dorong Kemajuan Dirgantara Nasional
Melalui berbagai program pembinaan dan edukasi masyarakat, TNI AU terus berupaya memperkuat ekosistem dirgantara nasional. Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung kemajuan teknologi penerbangan Indonesia di masa depan.
Open Base Lanud Anang Busra menjadi bukti bahwa antusiasme masyarakat terhadap dunia dirgantara masih sangat tinggi. Ribuan warga yang hadir menunjukkan besarnya minat publik untuk mengenal lebih dekat alutsista dan profesionalisme prajurit TNI AU.
Dengan semakin terbukanya akses edukasi seperti ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang terinspirasi untuk mengabdikan diri di bidang kedirgantaraan, baik sebagai prajurit TNI AU maupun sebagai tenaga profesional yang mendukung kemajuan industri penerbangan nasional.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa TNI AU tidak hanya berperan menjaga langit Nusantara, tetapi juga aktif membangun kesadaran, pengetahuan, dan kecintaan masyarakat terhadap dunia dirgantara Indonesia.***(SB)
SupersemarNewsTeam
