Pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan petugas Satresnarkoba, selanjutnya akan di proses tindak lanjut Polres Kotawaringin Timur.

SAMPIT, Supersemar News — Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim) jajaran Polda Kalimantan Tengah, berhasil meringkus seorang pria berinisial M (45) beserta barang bukti diduga sabu di wilayah Ketapang Sampit.

Pengungkapan ini terjadi pada Jumat 21 November 2025 sekitar jam 19.30 Wib, di Jalan Ketapi 3, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotim.

Kapolres Kotim, melalui Kasatres Narkoba, AKP Suherman, menyampaikan bahwa sewaktu anggota Satresnarkoba Polres Kotim mendapatkan informasi bahwa di Jl. Ketapi 3 ada seorang laki-laki diduga sering mengedarkan diduga sabu. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan hingga mengamankan M yang sedang berada dirumahnya di Jl. Ketapi 3, kata AKP Suherman kepada Supersemar News pada Kamis (27/11).

“Petugas berhasil menemukan M ditempat tinggalnya di Ketapang Sampit, setelah itu dilanjutkan penggeledahan terhadap M yang disaksikan ketua RT dan wakil RT setempat,“ ucapnya.

“Kemudian dari penggeledahan tersebut, petugas Kepolisian berhasil menemukan 3 bungkus plastik klip yang diduga sabu seberat 15,24, 1 Timbangan Digital, 1 Sendok Kecil, 1 Pack Plastik Klip didalam brankas yang berada didalam kamar M. Selain itu, ditemukan juga 1 HP Merk Samsung A52 warna Hitam dan 1 sim card, diatas brankas. Barang-barang yang ditemukan tersebut, seluruhnya diakui adalah milik M sendiri. Kemudian atas kejadian tersebut, barang bukti dan M diamankan ke Polres Kotim untuk proses sidik lanjut,“ jelas AKP Suherman.

Dari perbuatannya, M akan di sangkakan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Pengembangan kasus ini terus dilakukan dan kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam memerangi narkoba. Laporkan jika melihat atau mendengar hal mencurigakan,” tegas AKP Suherman.

Keberhasilan ini membuktikan pentingnya sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam memerangi narkoba. Kami tidak akan berhenti sampai di sini, imbuhnya.

(Fauji)