Palangka Raya, Supersemar news– Satlantas Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar SMU Kristen Kota Palangka Raya dalam program Polantas Menyapa, Senin (24/11/2025) pagi. Kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung aman serta kondusif.

Dalam kegiatan ini, personel Satlantas yang hadir antara lain Kaurbinops Satlantas Iptu Isnandi, Kasubnit III Unit Kamsel AIPTU Ilham Syahril, Kasubnit II Unit Kamsel Aiptu Wahyudi Rahmanto, serta Aipda Apriyansyah.

Kegiatan sosialisasi difokuskan pada upaya meningkatkan kesadaran para pelajar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan menjaga keselamatan di jalan raya. Materi yang disampaikan meliputi edukasi safety riding, pentingnya menggunakan helm SNI bagi pengendara maupun penumpang, serta larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur yang belum memiliki SIM.

Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman terkait bahaya penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) yang bukan hanya melanggar hukum, namun juga berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat serta menimbulkan konflik sosial. Personel turut menekankan larangan keras balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kegiatan ini, para siswa-siswi SMU Kristen Palangka Raya dinilai telah memahami dengan baik pesan-pesan kamseltibcarlantas yang disampaikan. Mereka juga menunjukkan antusiasme dan kesadaran yang lebih baik terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas, khususnya dalam rangka mendukung suksesnya Operasi Zebra Telabang 2025.

Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Kompol Egidio Sumilat, S.I.K., menyampaikan bahwa edukasi langsung kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang sadar dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.

“Pembinaan sejak dini sangat penting untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas. Harapannya, para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan dan turut menciptakan kondisi lalu lintas yang aman serta kondusif,” ujarnya. (RH)