Tim kesehatan Lapas Kelas IIB Sampit saat melakukan pelatihan untuk meningkatkan kepedulian kesehatan terhadap warga binaan dan lingkungan lapas.

SAMPIT, Supersemar News – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan mental bagi warga binaan, Lapas Kelas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar pelatihan penggunaan instrumen DASS-42 (Depression Anxiety Stress Scales) bagi tenaga kesehatan di lingkungan lapas, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali tenaga kesehatan dengan kemampuan dalam melakukan skrining dini terhadap kondisi psikologis warga binaan, khususnya terkait tingkat depresi, kecemasan, dan stres.

Dengan penggunaan instrumen DASS-42 yang tepat, diharapkan deteksi gangguan kesehatan mental dapat dilakukan secara lebih akurat dan terukur.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan pemaparan materi, diskusi, serta praktik langsung pengisian dan interpretasi hasil DASS-42.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan warga binaan.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap tenaga kesehatan dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan, khususnya dalam mendeteksi dan menangani permasalahan psikologis warga binaan secara dini,” jelas Muhammad Yani.

Baca juga berita lainnya

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung program pembinaan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan kondisi mental warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani masa pidana dengan lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.

Dengan adanya pelatihan instrumen DASS-42 ini, Lapas Sampit terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, baik fisik maupun mental, demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif.
(Fauji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *