
SAMPIT, Supersemar News – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan serta menjaga kesejahteraan psikologis, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melaksanakan kegiatan screening kesehatan mental bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di lingkungan lapas, Sabtu (18/04/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan lapas dengan tujuan untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan mental yang mungkin dialami oleh warga binaan.
Lalu, screening dilakukan melalui pengisian instrumen penilaian psikologis serta wawancara singkat guna mengetahui kondisi emosional dan tingkat stres para warga binaan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembinaan.
Baca juga
“Selain kesehatan fisik, kondisi mental warga binaan juga harus menjadi perhatian. Dengan screening ini, kita dapat mengetahui sejak awal kondisi psikologis mereka sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat,” ujar Muhammad Yani.
Kegiatan screening ini juga menjadi bagian dari upaya preventif, mengingat lingkungan lapas memiliki tingkat tekanan psikologis yang cukup tinggi.
Berbagai faktor seperti keterbatasan ruang gerak, jauh dari keluarga, serta proses adaptasi sosial dapat mempengaruhi kondisi mental selama menjalani warga binaan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan antusias diikuti oleh warga binaan. Diharapkan melalui kegiatan ini, Lapas Sampit dapat terus menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, baik secara fisik maupun mental, serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan secara optimal.
(Fauji)
