
Pekan olahraga secara langsung telah dibuka resmi oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sampit Muhammad Yani didampingi Ka KPLP dan jajaran Lapas.
SAMPIT, Supersemar News – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pembukaan Pekan Olahraga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Sampit dalam rangka peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan digelar secara meriah di lingkungan Lapas Sampit. Kegiatan pembukaan ditandai dengan prosesi simbolis pelepasan balon ke langit oleh Kepala Lapas (Kalapas) Sampit beserta jajaran.
Ratusan balon berwarna-warni yang terbang tinggi menjadi simbol harapan, semangat sportivitas, serta kebersamaan seluruh warga binaan dalam mengikuti rangkaian perlombaan yang akan digelar.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa pekan olahraga ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian bagi WBP (tahanan), sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan mempererat tali persaudaraan antar warga binaan.
Baca berita lainnya
- Polisi Hentikan Hiburan Musik Pernikahan Picu Keributan di Palangka Raya
- Blue Light Patrol Satlantas Kotim Sasar Titik Rawan, Tekan Balap Liar hingga Street Crime di Sampit
- Konsisten Layani Warga di Akhir Pekan, Kantah Jakarta Barat Optimalkan Layanan PELATARAN
- “Patroli Malam Satpolairud Kotim Sasar Dermaga Mentaya dan Pasar PPM, Cegah Aksi Kriminal Dini Hari”
- Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Kebakaran Aspol Kalideres, Salurkan Bantuan bagi Anggota Terdampak
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh WBP dapat menyalurkan energi positif, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” kata Kalapas.
Kegiatan pekan olahraga ini akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga, seperti, bola voli, tenis meja, catur, domino, bulu tangkis, dan karaoke, yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, dengan sorak sorai dan dukungan yang membangkitkan semangat kebersamaan. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah hiburan yang positif serta bagian dari upaya menciptakan suasana yang kondusif di dalam Lapas.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para tahanan dapat memberikan dampak positif bagi pembinaan mental dan fisik warga binaan,“ tutup Kalapas.
(Fauji)
