Supersemar News – Kontributor perjalanan di Indepencent UK, yang telah berpengalaman selama 21 tahun solo traveling, membagikan rekomendasi destinasi yang cocok untuk wisatawan berusia 40 tahun ke atas.
Biasanya, destinasi wisata favorit untuk solo traveling bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun menggabungkan beberapa faktor tertentu.
Misalnya sejarah yang kaya, nuansa yang unik, kamar tidur yang sempurna, dan kuliner yang luar biasa.
Berikut beberapa rekomendasi kota terbaik di dunia untuk dikunjungi saat usia 40an tahun menurut Independent UK:
Antigua, Guatemala
Jika kamu menyukai kerajinan tangan, aktivitas mendaki gunung, dan menikmati sejarah, maka kota Antigua menjadi pilihan menarik.
Kamu akan melihat warna-warna yang mencolok di fasad kolonial Antigua, bunga jacaranda ungu, dan tekstil Maya yang ditenun dengan indah yang digantung di kios-kios pasar.
Kota di Guatemala ini memiliki pesona tersendiri bagi para wisatawan yang menyukai kulinernya, toko-toko penjual tekstil tenun tangan, dan pendakian yang dipenuhi alam ke gunung berapi aktif di dekatnya.
Florence, Italia
Florence adalah tempat liburan ideal bagi para wisatawan yang menyukai makanan enak. Misalnya tiram dan anggur Tuscan yang berkilauan di Mercato Centrale.
Rekomendasi restoran seperti Trattoria Za’Za’ populer di kalangan wisatawan di Alun-Alun Pasar Sentral, atau Antica Trattoria da Tito dal 1913 yang sederhana di kawasan San Marco.
Kota ini juga memiliki arsitektur kota yang mempesona, termasuk Basilika Santa Maria del Fiore yang megah (salah satu gereja terbesar di dunia).
Bangkok, Thailand
Ibu kota negara tetangga, Bangkok, menjadi destinasi yang kocok untuk mencari kuil, pasar malam, dan penginapan butik.
Di sana, kamu bisa menikmati restoran-restoran yang mewah dengan pemandangan menakjubkan, atau pasar malam Talat Phlu, di mana berbagai macam hidangan lezat dan makanan penutup yang menggugah selera menanti.
Bagi wisatawan solo berusia 40-an, ada baiknya meluangkan banyak waktu di area Bangkok Yai dan Talat Noi, untuk menikmati kuil-kuil tersembunyi dan warung makan lokal.
Pamplona, Spanyol
Jika kamu penggemar novelis Ernest Hemingway pasti tahu bahwa Pamplona adalah tempat favoritnya untuk menghabiskan waktu selama tinggal di Spanyol.
Jauh lebih sepi daripada kota-kota besar Spanyol lainnya, seperti Madrid atau Barcelona, Pamplona memiliki daya tarik tersendiri bagi kamu yang suka berjalan-jalan santai dan menikmati suasana.
Kamu bisa berwisata mengikuti jejak Hemingway, dengan mengunjungi tempat-tempat yang biasa ia kunjungi, seperti Cafe Iruña yang memiliki patung novelis tersebut.
Tempat lainnya seperti menelusuri sebagian dari Camino de Santiago, rute ziarah terkenal yang berkelok-kelok dari Saint-Jean-Pied-de-Port di Prancis hingga Santiago de Compostela di Spanyol.
Quito, Ekuador
Kota Quito di Ekuador cocok kamu yang menyukai museum, galeri, dan lanskap fotogenik. Casa del Alabado, yang menyimpan lebih dari 5.000 artefak bersejarah Ekuador, adalah destinasi yang wajib dikunjungi.
Begitu juga Museo Camilo Egas, sebuah galeri kecil yang merayakan karya salah satu seniman Ekuador yang paling kurang dihargai.
Dikelilingi oleh puncak-puncak tinggi dan kabut yang melewati rumah-rumah sederhana yang dicat dengan berbagai warna pelangi, menciptakan momen-momen fotogenik yang sulit ditemukan di tempat lain di dunia.
Yerevan, Armenia
Yerevan merupakan salah satu kota tertua yang terus-menerus dihuni di dunia, dan sangat berbeda dari beberapa kota modern lainnya.
Ibu kota Armenia ini terletak di bawah pengawasan Gunung Ararat yang tertutup salju, dipenuhi sejarah di setiap sudutnya.
Kota ini cocok bagi kamu yang ingin melihat arsitektur era Soviet, mulai dari terminal bus geometris pasca-perang dengan sudut-sudut tajamnya hingga tugu peringatan Tsitsernakaberd yang didedikasikan untuk para korban genosida Armenia.
Sumber : kompas.com













Komentar