Dinas Sosial DKI Jakarta dan Yayasan Kawan Stroke Indonesia (KaSI) Perkuat Sinergi untuk Bantu Penyandang Disabilitas Korban Stroke

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 14:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dinas Sosial DKI Jakarta bersama Yayasan Kawan Stroke Indonesia (KaSI) memperkuat sinergi melalui audiensi untuk meningkatkan bantuan bagi penyandang disabilitas korban stroke.

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta, Senin (11/8) – Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta menggelar audiensi dengan perwakilan organisasi sosial yang fokus membantu penyandang disabilitas, khususnya korban stroke. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi program bantuan, mulai dari pemberian fasilitas fisik hingga dukungan sosial yang berkesinambungan.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Dr drg Maria Margaretha Msi FISQua Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta dari Dinas Sosial DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas upaya organisasi sosial yang memberikan bantuan cuma-cuma kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa Dinas Sosial memiliki sejumlah program bantuan, antara lain Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) dan alat bantu fisik seperti kursi roda dan tongkat empat untuk penyandang disabilitas akibat stroke.

Audiensi Dinas Sosial DKI Jakarta dengan Yayasan Kawan Stroke Indonesia (KaSI) membahas sinergi bantuan bagi penyandang disabilitas korban stroke.

“Saya sangat senang dan tertarik karena organisasi ini membantu orang-orang yang memang membutuhkan perhatian, apalagi dilakukan secara cuma-cuma. Di Dinas Sosial, kami juga punya bantuan berupa Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta dan pemberian alat bantu fisik. Untuk orang stroke, misalnya, bantuan bisa berupa kursi roda atau tongkat empat,” jelas Dr. Tingka.

Baca Juga :  Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Ia menambahkan, setiap Desember dalam rangka Hari Disabilitas Internasional, Dinas Sosial rutin mengadakan kegiatan inklusif seperti lomba menyanyi, menari, menggambar, hingga pameran bakat. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak di luar dinas dan menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengekspresikan diri. Selain itu, Dinas Sosial juga membuka peluang kerja sama untuk penempatan kerja bagi penyandang disabilitas, serta menyediakan layanan panti bagi mereka yang tidak memiliki keluarga, melalui prosedur rekomendasi Suku Dinas dan bukti tidak mampu.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kawan Stroke Indonesia (KaSI), Maria Sri Rosa Sinta, menyampaikan bahwa masih banyak penyandang disabilitas korban stroke yang memerlukan bantuan, baik secara ekonomi maupun fasilitas penunjang kehidupan.

Baca Juga :  Putusan MK "Identitas Etnis dan Budaya Dayak", Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

“Masih banyak teman-teman disabilitas, khususnya akibat stroke, yang kondisinya memprihatinkan—bahkan ada yang ditelantarkan keluarganya. Kami berharap melalui kerja sama ini, mereka bisa mendapatkan bantuan, terutama alat bantu fisik seperti kursi roda. Tantangan kami adalah mendata ulang, karena pengurus juga banyak yang merupakan penyintas stroke, sehingga prosesnya agak lambat. Tapi kami optimis, pelan-pelan semua akan terdata dan terbantu,” ujar Maria Sri Rosa Sinta.

Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara Dinas Sosial DKI Jakarta dan Yayasan Kawan Stroke Indonesia KaSI untuk memastikan penyandang disabilitas, khususnya korban stroke, mendapatkan hak dan dukungan yang memadai. Ke depannya, kerja sama ini diharapkan dapat mencakup wilayah yang lebih luas dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

SupersemarNewsTeam
Reporter :
R/Rifay Marzuki
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN
BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB
KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan
Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad
Gempa M 7,0 Guncang Tibet China
Enam Agama, Satu Kampus: Merawat Toleransi di IABN Sriwijaya Tangerang
KCIC mendukung mobilitas pelari Jakarta Running Festival melalui Whoosh
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:05 WIB

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:24 WIB

BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB