Munas IKAL 2025 Deadlock, Sidang Paripurna 1 Ditunda

- Jurnalis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 05:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Suasana Sidang Paripurna 1 Munas IKAL 2025 memanas ketika sejumlah peserta menyampaikan interupsi di tengah forum. Foto : Supersemar News

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta, 23 Agustus 2025 – Musyawarah Nasional (Munas) IKAL 2025 berlangsung panas setelah Sidang Paripurna 1 mengalami deadlock. Sidang yang seharusnya menetapkan aturan persidangan justru dihentikan sementara karena perdebatan alot di antara peserta.

Para senior dan peserta Munas IKAL 2025 terlihat duduk bersama usai Sidang Paripurna 1 yang berakhir deadlock. Foto Supersemar News

Sidang Paripurna 1 Alot dan Deadlock

Sejumlah peserta menilai pimpinan sidang dari unsur DPP tidak kredibel karena dianggap terlalu berpihak pada calon ketua umum tertentu. Bahkan, beredar dua surat edaran berbeda yang memicu kebingungan. Akibatnya, forum paripurna gagal mencapai kesepakatan dan dinyatakan deadlock.

Baca Juga :  Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!

Palunya pimpinan sidang yang jatuh di meja kaca hingga pecah menjadi simbol deadlock Sidang Paripurna 1 Munas IKAL 2025.

Pimpinan Sidang Menunda Jalannya Forum

Setelah diskusi bersama tokoh senior, termasuk Ketua Umum IKAL dan Theo L. Sambuaga, pimpinan sidang resmi mengetuk palu penundaan. Sidang ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini sah sesuai mekanisme organisasi, sehingga seluruh peserta diminta menunggu agenda resmi berikutnya.

Kelompok Lain Lanjutkan Sidang

Meski sidang resmi ditunda, muncul kelompok yang tetap melanjutkan forum. Mereka bahkan mengangkat DAR sebagai Ketua Umum IKAL baru. Langkah ini menuai polemik karena dinilai tidak sesuai dengan AD/ART IKAL yang berlaku. Beberapa peserta menyebut tindakan itu sebagai gerakan sepihak yang dapat memicu dualisme kepemimpinan.

Baca Juga :  PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN PEMBANGUNAN DAN PERBAIKAN SARPRAS KODIKLATAL

Harapan ke Depan

Kisruh di Munas IKAL 2025 menjadi pelajaran penting bagi seluruh anggota. Forum seharusnya menjadi wadah demokratis untuk melahirkan kepemimpinan baru, bukan ajang perebutan kuasa. Para senior berharap agenda lanjutan dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan sesuai aturan organisasi.

SupersemarNewsTeam
Reporter: R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN
BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB
KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan
Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad
Gempa M 7,0 Guncang Tibet China
Enam Agama, Satu Kampus: Merawat Toleransi di IABN Sriwijaya Tangerang
KCIC mendukung mobilitas pelari Jakarta Running Festival melalui Whoosh
Berita ini 0 kali dibaca

1 Komentar

  • Semoga ada solusi terbaik-Nya agar kekisruhan jalannya Munas V IKAL Lemhannas RI dapat sesuai harapan Gubernur Lemhannas RI yang disampaikan sa’at pembukaan, aamiin aamiin ya rabbal aalamiin.

    Eddy Hasanuddin
    ToT Taplai Lemhannas Angkatan 6 Tahun 2020.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:05 WIB

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:24 WIB

BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB