Ojol Tewas Terlindas Mobil Barakuda Brimob di Jakarta

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 03:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional bersama rekan-rekan driver ojol menyampaikan kronologi tewasnya pengemudi ojol terlindas mobil Barakuda Brimob di Jakarta.

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta – Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Afan Kurniawan tewas setelah mobil Barakuda Brimob melindas tubuhnya di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Insiden itu terjadi saat kericuhan demo DPR pecah dan massa bentrok dengan aparat.

Kronologi Kejadian

Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional Andi Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut. Ia menuturkan, Afan terpeleset saat menyeberang di tengah kericuhan. Namun, mobil Barakuda Brimob yang melaju tidak berhenti dan akhirnya melindas tubuh korban.

Baca Juga :  Lapor ke Prabowo, Bahlil Sebut Setoran dari Batu Bara Cs Naik

“Sebetulnya almarhum ini ingin menyeberang dari kiri ke kanan. Namun ia terpeleset di tengah, lalu terlindas. Mobil seharusnya mundur, tetapi karena massa bergerak mendekat, kendaraan itu tetap melanjutkan perjalanan,” jelas Andi.

Picu Kemarahan Rekan Ojol

Insiden ini langsung memicu kemarahan rekan-rekan driver ojol. Massa sempat mengejar mobil taktis hingga masuk ke Mako Brimob di Kwitang.

Menurut Andi, mereka mendesak agar pihak Kepolisian RI khususnya Brimob bertanggung jawab atas tewasnya Afan. “Hingga malam ini, kawan-kawan masih bertahan di Mako Brimob, mendesak agar ada pertanggungjawaban,” katanya.

Baca Juga :  KRKT Desak DPRD Kalteng, Soroti 6 Isu Smart Board Hingga Anggaran Karhutla RP107 Miliar

Demo DPR Ricuh dan Meluas ke Pejompongan

Kericuhan bermula dari unjuk rasa di depan kompleks DPR/MPR RI. Setelah dipukul mundur, massa bergerak ke kawasan kolong Pejompongan. Situasi semakin panas ketika dua demonstran melempar bom molotov ke arah aparat.

Aparat merespons dengan water canon dari atas mobil taktis untuk memadamkan api dan membubarkan massa. Ledakan keras dari petasan dan botol bensin membuat suasana semakin mencekam.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN
BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB
KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan
Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad
Gempa M 7,0 Guncang Tibet China
Enam Agama, Satu Kampus: Merawat Toleransi di IABN Sriwijaya Tangerang
KCIC mendukung mobilitas pelari Jakarta Running Festival melalui Whoosh
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:05 WIB

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:24 WIB

BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB