
Suasana ramai di dalam Atrium Senen memperlihatkan pengunjung yang menikmati kuliner dan berbelanja di berbagai tenant, menjadikan mal legendaris Jakarta Pusat ini tetap hidup.
Timothy Savitri Kuasai Atrium Senen Usai Pailitnya Cowell Development
SUPERSEMAR NEWS – Atrium Senen dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta Pusat. Meski kini bukan lagi mal terbesar, lokasinya yang strategis membuatnya tetap ramai pengunjung. Menariknya, kepemilikan mal bersejarah ini baru saja berpindah tangan.
Sejarah Atrium Senen dan Peran Cowell Development
Pada era 1980-an, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong modernisasi kawasan Senen yang saat itu kumuh dan rawan kebakaran. Dari situ, lahirlah ide pembangunan Atrium Senen sebagai pusat ritel modern.
Mall ini awalnya dikelola oleh PT Cowell Development Tbk, pengembang properti yang juga membangun proyek seperti Lexington Residence Bintaro dan The Oasis Cikarang. Bagi Cowell, Atrium Senen menjadi aset komersial penting karena menyumbang pendapatan terbesar perusahaan.
Cowell Pailit dan Lepas Kendali Atas Atrium Senen
Namun, pada Juli 2020, Pengadilan Niaga PN Jakarta Pusat memutuskan Cowell Development pailit. Akibat tekanan keuangan, perusahaan ini terpaksa menjual Atrium Senen pada 2023. Informasi resmi penjualan bahkan diumumkan melalui situs Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sayangnya, Cowell Development kemudian delisting dari bursa setelah berkali-kali terkena suspensi perdagangan saham.
Timothy Savitri Jadi Pemilik Baru Atrium Senen
Setelah melalui proses penjualan, PT Nusa Mandiri Properti milik Timothy Savitri resmi mengambil alih Atrium Senen. Sosok pengusaha muda ini dikenal luas di bisnis batu bara dan memiliki hubungan dekat dengan Haji Isam, taipan tambang asal Kalimantan Selatan.
Menariknya, Timothy juga merupakan saudara dari Erna Lisa Halaby, Wali Kota Banjarbaru terpilih pada Pilkada 2024. Koneksi bisnis dan politik ini membuat kehadirannya semakin diperhitungkan dalam dunia properti nasional.
Atrium Senen Masih Jadi Ikon Belanja Jakarta
Meski kepemilikan telah berpindah, Atrium Senen tetap eksis sebagai ikon belanja di kawasan Senen. Modernisasi yang direncanakan pemilik baru diharapkan mampu menghidupkan kembali geliat mal tua ini agar bersaing dengan pusat perbelanjaan besar lain seperti Grand Indonesia dan Plaza Indonesia.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
