Museum Bank Indonesia: Wisata Edukasi Seru di Kota Tua Jakarta

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 19:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Di Museum Bank Indonesia, pengunjung dapat melihat tumpukan emas batangan, diorama sejarah perdagangan rempah, hingga replika ruang rapat De Javasche Bank yang menggambarkan perjalanan panjang sistem ekonomi dan moneter Indonesia dari masa kolonial hingga kini.

SUPERSEMAR NEWS – JAKARTA – Di jantung Kawasan Kota Tua Jakarta berdiri megah Museum Bank Indonesia (BI) — bangunan bergaya Neo-Klasik yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang ekonomi Indonesia. Dulunya gedung ini merupakan kantor pusat De Javasche Bank (DJB), yang dinasionalisasi menjadi Bank Indonesia pada tahun 1953.

Sejarah dan Transformasi Museum Bank Indonesia

Setelah diresmikan sebagai museum, gedung bersejarah ini menjelma menjadi destinasi wisata edukatif yang memperkenalkan perjalanan ekonomi bangsa dengan cara modern dan interaktif.
Melalui berbagai inovasi pameran, Bank Indonesia berupaya mengubah persepsi publik tentang uang, moneter, dan kebijakan ekonomi nasional.

Transisi dari lembaga keuangan klasik menjadi pusat edukasi publik ini menjadi bukti nyata bagaimana BI berkomitmen mendekatkan sejarah ekonomi kepada generasi muda.

Eksplorasi Sejarah Uang dan Koleksi Numismatik

Saat memasuki ruangan utama, pengunjung akan disambut suasana mewah dan hangat. Daya tarik utamanya adalah koleksi numismatik — deretan uang kuno yang menggambarkan evolusi sistem moneter Nusantara.

Baca Juga :  Persib Menang 2-1 atas Persijap, Thom Haye dan Barros

Mulai dari uang kepeng kerajaan, uang kertas kolonial Belanda dan Jepang, hingga rupiah modern, semua tersaji lengkap. Bahkan, koleksi uang dari berbagai negara juga ditampilkan sebagai perbandingan hubungan ekonomi global.

Ruang Emas Moneter dan Arsip Bersejarah

Salah satu spot favorit pengunjung adalah Ruang Emas Moneter, tempat di mana koleksi emas batangan dan koin kuno disimpan sebagai simbol cadangan devisa negara.
Selain itu, museum juga menyimpan arsip kebijakan moneter, dokumen penting, hingga alat perbankan klasik seperti mesin hitung manual, mesin cetak uang, dan brankas baja besar — semuanya menunjukkan evolusi teknologi perbankan dari masa ke masa.

Diorama Peristiwa Ekonomi Indonesia

Museum ini juga menghadirkan diorama interaktif yang menampilkan berbagai peristiwa penting, mulai dari perdagangan rempah-rempah hingga krisis ekonomi Asia 1997.
Dengan teknologi multimedia dan visualisasi 3D, pengunjung dapat merasakan langsung bagaimana kebijakan ekonomi memengaruhi kehidupan masyarakat.

Ruang Simulator Kebijakan Moneter dan Multimedia Interaktif

Inovasi lain yang membedakan Museum BI dengan museum lain adalah adanya Ruang Simulator Kebijakan Moneter.
Di sini, pengunjung dapat berperan sebagai Gubernur Bank Indonesia dan menentukan kebijakan ekonomi melalui layar interaktif.
Setiap keputusan kecil akan memperlihatkan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi nasional — pengalaman yang mendidik sekaligus menantang.

Baca Juga :  Pakde Slamet: 10 Tahun Bersama Tukul Arwana, Ini Pelajaran Hidupnya!

Selain itu, Ruang Multimedia Interaktif dengan layar sentuh, infografis, dan tayangan visual menjadikan proses belajar ekonomi terasa menyenangkan dan mudah dipahami semua kalangan.

Kids Corner dan Photobooth Instagramable

Bagi keluarga dan anak-anak, tersedia Kids Corner serta Photobooth Instagramable yang membuat kunjungan semakin seru.
Anak-anak bisa belajar mengenal uang, bermain, dan berkreasi di Pojok Foto Kreasi Anak, menjadikan museum ini tak hanya edukatif tapi juga rekreatif.

Tiket Masuk Terjangkau untuk Semua Kalangan

Museum Bank Indonesia terbuka untuk semua kalangan. Tiket masuk dewasa hanya Rp5.000, sementara anak-anak gratis.
Dengan harga terjangkau ini, pengunjung bisa menikmati seluruh fasilitas — mulai dari Ruang Immersive, Pojok Foto Kreasi Anak, hingga area pameran utama — tanpa biaya tambahan.

Kesimpulan: Belajar Ekonomi Jadi Menyenangkan

Dengan kombinasi antara sejarah, teknologi, dan interaktivitas, Museum Bank Indonesia sukses menghadirkan cara baru dalam memahami perjalanan ekonomi bangsa.
Tak hanya bagi peneliti dan pelajar, museum ini juga menjadi tempat inspiratif bagi siapa pun yang ingin mengetahui bagaimana uang, perdagangan, dan kebijakan moneter membentuk perjalanan Indonesia hingga kini.

📍 Alamat: Jl. Pintu Besar Utara No.3, Jakarta Barat, DKI Jakarta
⏰ Jam Operasional: Selasa–Minggu, 08.00–15.30 WIB

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen

Berita Terbaru