SAMPIT, Supersemar News – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti hari ketiga Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2026 yang digelar secara daring dan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetiyo dari The Krakatau Grand Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh jajaran Polda dan Polres se-Indonesia melalui Zoom Meeting. Di Kotim, kegiatan dipusatkan di Aula Zona Integritas (ZI) Polres Kotim dan dipimpin Wakapolres Kotim Kompol Christian Maruli Tua Siregar mewakili Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain. Turut hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres Kotim.

Dalam arahannya, Kapolri menjelaskan Rapim Polri 2026 merupakan kelanjutan rapat koordinasi hari sebelumnya dengan fokus memperkuat sinergi Polri dalam mendukung kebijakan dan program strategis pemerintah tahun 2026.

“Hari ini kami melaksanakan rapat koordinasi lanjutan dari kemarin. Hari ini adalah hari ke-3, di mana sesuai dengan tema kami, Polri siap mengawal program kerja pemerintah di tahun 2026,” ujar Kapolri.

Dalam forum tersebut, jajaran Polri juga menerima paparan dari sejumlah narasumber terkait isu-isu strategis nasional, mulai dari penanganan inflasi, penguatan ekonomi, hingga dukungan terhadap program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dan percepatan optimalisasi kebijakan.

Kapolri menegaskan, berbagai masukan dan perspektif yang disampaikan menjadi bekal penting bagi seluruh personel Polri agar mampu menjalankan peran pengawalan kebijakan pemerintah secara kolaboratif dan terarah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Ini benar-benar menjadi perspektif bagi seluruh personel Polri untuk betul-betul bisa berkolaborasi, mendukung apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden dengan pemerintahan terkait yang mendapatkan tugas tersebut, sehingga semuanya bisa dilaksanakan dengan baik sesuai direktif dan kebijakan Presiden,” tegasnya.

Melalui Rapim Polri 2026, Kapolri berharap seluruh jajaran semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, menciptakan situasi kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, serta mengawal pelaksanaan program strategis nasional demi kepentingan masyarakat luas.
(Fauji)