SupersemarNews, Jakarta – Upaya perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) terus diperkuat di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan, terutama di ranah digital dan kejahatan lintas negara.

Dalam kunjungan kerja ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Karo Korwas PPNS) Bareskrim Polri bersama jajaran membahas sejumlah isu strategis yang memerlukan penanganan terpadu

.Salah satu fokus utama pembahasan adalah maraknya penipuan berkedok rekrutmen tenaga kerja melalui platform digital. Modus ini dinilai semakin canggih dan menyasar calon pekerja migran yang kurang memiliki akses informasi valid. Selain itu, kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) lintas negara juga menjadi perhatian serius karena melibatkan jaringan yang terorganisasi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya penguatan sinergi antarlembaga untuk meningkatkan upaya pencegahan sekaligus efektivitas penegakan hukum.

Kolaborasi yang solid diharapkan mampu menutup celah kejahatan, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih komprehensif bagi PMI sejak tahap perekrutan hingga penempatan.

Dengan langkah terkoordinasi, pemerintah dan aparat penegak hukum optimistis dapat merespons dinamika ancaman yang terus berkembang, serta memastikan keselamatan dan hak-hak pekerja migran Indonesia tetap terjaga.

Sumber : birokorwasppns bareskrim