
SAMPIT, Supersemar News — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Lapas Kelas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), selama pelaksanaan layanan kunjungan di bulan suci Ramadan, Selasa (17/3/2026).
Terlihat antusiasme masyarakat, khususnya keluarga warga binaan (tahanan), yang datang untuk memanfaatkan layanan kunjungan guna bertemu dan melepas rindu dengan anggota keluarga mereka.
Sejak pagi hari, para pengunjung telah memadati area layanan kunjungan dengan tertib mengikuti prosedur yang berlaku, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.
Momentum Ramadhan menjadi waktu yang sangat berarti bagi warga binaan untuk kembali merasakan kedekatan dengan keluarga.
Melalui layanan kunjungan ini, para warga binaan dapat menikmati momen kebersamaan yang penuh makna, berbagi cerita, serta mempererat hubungan kekeluargaan yang menjadi salah satu sumber motivasi dalam menjalani masa pembinaan.
Baca berita terbaru
- SPAN-PTKIN 2026 Diserbu 143.000 Pendaftar, Kampus Islam Negeri Makin Diminati
- Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Beberapa Orang Terluka
- Bulog Siapkan 828.000 Ton Beras, Siap Distribusi Sepanjang Tahun
- Menlu Sugiono: Prancis Setuju DK PBB Gelar Rapat Luar Biasa Bahas Serangan Terhadap UNIFIlL
- Diduga Meteor, Objek Bercahaya dengan Ekor Panjang Terlihat di Langit Lampung
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar hak warga binaan untuk bertemu keluarga dapat terpenuhi dengan baik.
“Kami melihat antusiasme pengunjung meningkat selama bulan Ramadan. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga sangat penting dalam proses pembinaan warga binaan di lapas,“ kata Kalapas.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis warga binaan, membantu meningkatkan semangat mereka untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan kunjungan yang optimal, aman, dan humanis agar momen kebersamaan di bulan suci ini dapat dirasakan dengan penuh makna,” pungkasnya.
(Fauji)
