SupersemarNews, Jakarta – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat bersama jajaran pejabat struktural dan fungsional mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) capaian kinerja Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Selasa (5/5).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan diikuti secara daring melalui konferensi video.

Rapat diawali dengan paparan Sekretaris Jenderal, Asep Kurnia, yang menyampaikan perkembangan realisasi anggaran serta capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Ia juga menyoroti implementasi program aksi yang berfokus pada penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan penguatan kemandirian pangan

.Selanjutnya, Sekretaris Inspektorat Jenderal, Ika Yusanti, memaparkan pelaksanaan kegiatan pengawasan serta menekankan pentingnya penguatan pengendalian internal dan disiplin pegawai dalam mendukung kinerja organisasi.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, turut menyampaikan capaian kinerja bidang imigrasi. Ia menekankan percepatan belanja prioritas, khususnya pengadaan blanko paspor, serta optimalisasi program Golden Visa guna mendorong peningkatan investasi.

Dari sektor pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mengungkapkan bahwa kondisi hunian masih menjadi tantangan. Berbagai langkah strategis dilakukan, antara lain pemenuhan kebutuhan petugas pengamanan, pembangunan sarana dan prasarana, serta optimalisasi program pembinaan seperti Dapur Sehat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Tito Andrianto, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia guna mendukung integrasi sistem baru antara imigrasi dan pemasyarakatan.

Melalui forum ini, diharapkan seluruh satuan kerja, termasuk Bapas Kelas I Jakarta Barat, dapat memperkuat kinerja dan sinergi dalam menjalankan program prioritas secara efektif dan akuntabel.

Sumber : bapasjakbar